Suara.com - Selama lima hari berturut-turut, kasus baru Covid-19 secara global bertambah lebih dari 1 juta. Pada situs worldometers tercatat, kasus bertambah 1,18 juta hanya dalam 24 jam terakhir.
Di sisi lain, angka kematian turun dalam tiga hari berturut-turut. Tambahan angka kematian pagi ini sebanyak 3.870 jiwa.
Selama sepekan, kasus baru di seluruh dunia tercatat naik hingga 60 persen. Dari 5,56 juta dalam dua pekan lalu, menjadi 8,9 juta kasus baru selama tujuh hari terakhir.
Lonjakan kasus dalam sepekan terakhir didominasi oleh negara Amerika dan Eropa.
Di waktu yang sama, angka kematian turun 9 persen. Dari 45.997 kematian pada dua pekan lalu menjadi 41.845 selama sepekan terakhir.
Amerika Serikat dan Rusia yang sebelumnya sering kali melaporkan angka kematian hingga seribu jiwa juga sama-sama mengalami penurunan.
Rusia masih menjadi negara yang melaporkan angka kematian terbanyak dalam 24 jam terakhir dengan angka 847 jiwa.
Kematian kedua terbanyak ada di Polandia yang melaporkan 550 orang meninggal. Kemudian baru Amerika Serikat yang melapkrkan 257 jiwa meninggal akibat Covid-19.
Di sisi lain, Perancis menjadi negara keenam yang mencapai 10 juta kasus Covid-19 setelah mengalami rekor kasus baru sebanyak 219.126 kasus.
Baca Juga: Yoo Jae Suk Blak-blakan Soal Perasaannya Usai Positif Covid-19
Lima negara lain di antaranya, Amerika serikat (55,86 juta), India (34,88 juta), Brasil (22,29 juta), Inggris (13,1 juta), dan Rusia (10,51 juta).
Data akumulasi Covid-19 global pada situs worldometers sejak awal pandemi hingga Minggu (2/1/2022) kini tercatat ada 289,66 juta kasus positif dengan kematian lebih dari 5,45 juta jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai