Suara.com - Semangka merah merupakan salah satu buah paling ikonik di musim panas, rendah kalori dan kaya air. Semangka merah juga merupakan sumber vitamin A, vitamin C dan likopen yang sangat baik. Untuk lebih jelasnya, berikut ini manfaat semangka merah.
Diketahui, semangka ini buah-buahan rendah kalori dan hampir tidak mengandung lemak. Meskipun menyediakan banyak nutrisi berharga (seperti vitamin A dan C), gulanya agak tinggi, jadi orang yang memantau asupan gula mereka mungkin paling baik dilayani dengan makan buah ini dalam jumlah sedang.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini manfaat buah semangka merah yang perlu diketahui.
1. Mengatasi Dehidrasi
Semangka mengandung hampir 92% air, sehingga tepat menjadikannya pilihan makanan yang sangat menghidrasi. Jika Anda atau anak Anda kesulitan untuk minum cukup air, terutama pada hari-hari musim panas, cobalah mengonsumsi beberapa porsi semangka.
2. Mengurangi Tekanan Darah
Semangka memiliki kandungan antioksidan karena merupakan sumber likopen yang sangat baik, fitonutrien karotenoid yang menurut penelitian dapat membantu mengurangi atau mencegah tekanan darah tinggi. Tomat dikenal sebagai sumber likopen, tetapi semangka yang sudah matang memiliki lebih banyak likopen daripada tomat.
3. Mengurangi Risiko Infeksi dan Kanker
Flavonoid, karotenoid, dan triterpenoid adalah beberapa antioksidan yang terkandung dalam semangka. Antioksidan seperti ini membantu dalam perbaikan sel dan dapat membantu menurunkan risiko infeksi dan beberapa jenis kanker.
Baca Juga: Kandungan Antioksidan pada Cokelat Dapat Menyehatkan Jantung dan Memulihkan Otot
4. Berkontribusi pada Penurunan Berat Badan
Dalam sebuah penelitian kecil terhadap orang dewasa yang kelebihan berat badan, mereka yang mengonsumsi semangka menunjukkan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, rasio pinggang-pinggul, dan tekanan darah yang bagus.
5. Membantu Meringankan Kelelahan Otot
Dalam semangka, terdapat jumlah asam amino citrulline yang signifikan. Kapsul citrulline pekat kerap dijual sebagai suplemen nutrisi untuk kinerja olahraga. Sebab, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen citrulline dapat mengurangi kelelahan selama berolahraga.
6. Menyehatkan Rambut dan Kulit
Semangka juga memiliki kandungan yang bermanfaat dalam menyehatkan rambut dan kulit. Jika Anda mengalami masalah rambut rontok atau masalah kulit kering bersisik, Anda bisa mengonsumsi buah semangka merah secara rutin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik