Suara.com - Pandemi Covid-19 yang menyerang sejak tahun 2020 mengubah pola hidup masyarakat. Namun rupanya, dampak pandemi terhadap kesehatan mental, terutama kadar stres, berbeda-beda di setiap negara.
Laporan Data Kesehatan Pengguna Garmin di Asia tahun 2021, mengungkap Indonesia adalah negara yang melaporkan tingkat stres paling tinggi selama pandemi di Asia, berdasarkan data yang diambil pada periode Januari hingga September 2021.
Adapun data dikumpulkan secara anonim ditujukan untuk pengamatan jangka panjang, untuk menganalisis dampak kesehatan di masyarakat.
Garmin adalah brand pelopor navigasi GPS dan perangkat nirkabel teknologi kesehatan, dengan lebih dari 60 juta pengguna di seluruh dunia.
Dari data pengguna, ditemukan tingkat stres Indonesia jadi yang tertinggi di Asia. Selanjutnya di susul Filipina dan Malaysia dengan tingkat stres tertinggi.
"Ini dapat diakibatkan oleh pertempuran melawan pandemi secara terus-menerus, dan kemacetan lalu lintas yang seringkali dihadapi oleh penduduk setempat," terang laporan tersebut dikutip suara.com, Selasa (4/1/2022).
Namun berdasarkan temuan itu, selain Tiongkok dan Vietnam, rerata negara di Asia selama 2021 memang mengalami peningkatan stres dibanding tahun sebelumnya, 2020.
Menariknya, jika banyak riset berpendapat bahwa perempuan rentan terserang stres selama pandemi.
Namun dalam laporan tingkat stres lelaki Indonesia berusia 26 hingga 45 tahun, jadi yang tertinggi di antara negara lain di Asia, dengan rentang usia yang sama.
Baca Juga: 4 Tips Ampuh Mengurangi Tingkat Stres, Bikin Hidup Kamu Lebih Bahagia!
Berita Terkait
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!
-
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi