Suara.com - Hipoglikemia adalah ketika kadar gula dalam darah turun di bawah kisaran yang sehat. Ini juga disebut gula darah rendah atau glukosa darah rendah. Setiap orang memiliki kadar gula darah yang berbeda pada waktu yang berbeda. Lantas, apa penyebab gula darah rendah?
Diketahui, gula darah rendah berarti kadar gula darahnya berada di bawah 70 mg/dL (miligram per desiliter). Hipoglikemia berat biasanya terjadi pada tingkat yang lebih rendah dan umumnya didefinisikan sebagai peristiwa gula darah rendah yang memerlukan bantuan orang lain untuk memperbaiki gula darah rendah.
Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini penyebab gula darah rendah yang penting untuk diketahui melansir dari situs Medical News Today, Selasa (4/1/2022).
1. Obat diabetes
Perawatan insulin dapat menyebabkan gula darah rendah. Begitu juga jenis obat diabetes sepert sulfonilurea. Sulfonilurea yang kurang umum juga bisa membuat gula darah rendah.
2. Tidak cukup makan
Puasa atau melewatkan makan juga dapat menyebabkan kadar gula darah rendah. Tidak cukup makan karbohidrat juga bisa menyebabkan kadar gula darah turun.
3. Peningkatan aktivitas
Meningkatkan tingkat aktivitas fisik dapat menurunkan kadar gula darah untuk beberapa waktu, terutama pada mereka yang menderita diabetes tipe 1.
Baca Juga: 5 Cara Memasak Sayuran Non Tepung, Diet Rendah Karbohidrat Dijamin Sukses!
3. Obat-obatan
Beberapa obat seperti kina dan obat malaria dapat memicu gula darah rendah atau hipoglikemia. Salisilat dosis tinggi, yang digunakan untuk mengobati penyakit rematik, atau propranolol untuk tekanan darah tinggi , juga dapat menyebabkan kadar gula darah turun.
4. Konsumsi alkohol
Minum alkohol secara berlebihan bisa menyebabkan hati berhenti mengeluarkan glukosa yang ada dalam aliran darah. Hal ini yang menyebabkan gula dara turun.
5. Beberapa penyakit hati
Selain penyebab yang disebutkan di atas, pepatitis yang diinduksi obat juga dapat menyebabkan hipoglikemia karena mempengaruhi hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS