Suara.com - Gelaran Grammy Awards 2022 tahun ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Keputusan itu diambil karena penyebaran cepat varian Omicron dari virus corona.
Pertunjukan itu dijadwalkan berlangsung di sebuah arena di pusat kota Los Angeles dan disiarkan langsung di jaringan CBS pada 31 Januari.
“Mengingat ketidakpastian seputar varian Omicron, mengadakan pertunjukan pada 31 Januari mengandung terlalu banyak risiko,” kata CBS dan Recording Academy dalam sebuah pernyataan bersama, menambahkan bahwa tanggal baru akan segera diumumkan.
Nominasi untuk penghargaan diumumkan pada bulan November. Sebelumnya Penghargaan Grammy 2021 juga ditunda karena pandemi COVID-19.
Perayaan itu dipentaskan pada bulan Maret, bukan Januari dan termasuk campuran segmen pra-rekaman dan langsung di depan kerumunan kecil dengan jarak sosial..
Penyelenggara berharap untuk kembali tahun ini bisa menggelar acara yang lebih dekat dengan perayaan tradisional dengan banyak penonton di dalam bekas Staples Center, yang sekarang disebut Crypto.com Arena. Pembawa acara televisi larut malam Trevor Noah telah ditunjuk untuk menjadi tuan rumah acara tersebut.
CBS dan Recording Academy mengatakan mereka berkonsultasi dengan pejabat lokal, pakar kesehatan dan artis sebelum memutuskan untuk membatalkan tanggal Januari
“Kesehatan dan keselamatan orang-orang di komunitas musik kami, penonton langsung, dan ratusan orang yang bekerja tanpa lelah untuk menghasilkan pertunjukan kami tetap menjadi prioritas utama kami,” kata mereka.
Acara industri hiburan lainnya telah ditunda atau dikurangi. Penyelenggara Festival Film Sundance bulan ini di Park City, Utah, mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah membatalkan acara tatap muka dan akan memindahkannya secara online.
Baca Juga: Warga Inggris Dirawat di Medan, Bobby Nasution Bilang Begini
Critics Choice Awards, yang telah ditetapkan untuk hari Minggu ini, telah ditunda tanpa tanggal baru yang dijadwalkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi