Suara.com - Masuk musim hujan sering kali dibarengi dengan melonjaknyq kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), yang membuat Indonesia berisiko alami beban ganda kesehatan bersama dengan Covid-19.
Tapi sayangnya, tidak banyak masyarakat yang bisa membedakan antara DBD dan Covid-19, karena sama-sama bergejala demam. Lantas, pertanyaannya apa bedanya Covid-19 dan DBD?
Dijelaskan dr. Winda Agnestia Maranna Saragih, Spesialis Penyakit Dalam RSUP Kembangan bahwa perbedaanya dimulai dari penyebab. Jika Covid-19 disebabkan virus corona atau SAR CoV 2, maka DBD disebabkan virus dengue yang tularkan dan dibawa oleh nyamuk.
"Ngebedain memang agak susah di awal, karena gejalanya cuma demam," ujar dr. Winda, dalam acara diskusi Dinkes DKI Jakarta dan Elshinta, Kamis (6/1/2022).
Sedangkan jika dilihat dari gejala, pada Covid-19 umumnya demam dibarengi dengan gejala saluran napas, seperti batuk kering, hingga hilang indra penciuman (anosmia).
"Ada kontak dengan orang yang terpapar dan ada riwayat berpergian," kata dr. Winda.
Namun pada DBD gejala demam cenderung dibarengi keluhan saluran napas, seperti mual muntah, kepala pusing muncul bercak kemerahan di tangan dan kaki.
"Biasanya yang muncul gejala saluran pencernaan tidak bisa makan tidak bisa minum," tutup dr. Winda
Baca Juga: Meningkat Lagi, Kasus Aktif Covid-19 di Babel Jadi 13 Orang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?