Suara.com - Sebagian besar wanita pasti pernah mengalami keputihan. Keputihan adalah cairan berwarna putih yang keluar dari vagina, yang bisa terjadi selama dan setelah melakukan hubungan seks.
Keputihan yang normal biasanya berwarna jernih hngga putih susu. Cairan ini juga bisa membantu melakukan hubungan seks.
Anda mungkin pernah keluar keputihan ketika berhubungan seks. Berikut ini dilansir dari Healthline, keputihan yang keluar ketika berhubungan seks pada wanita.
1. Gairah seksual
Gairah seksual adalah penyebab umum keputihan. Biasanya, keputihan berwarna bening atau putih susu. Cairan ini membersihkan, melindungi, dan melumasi vagina.
Saat terangsang, keputihan lebih terlihat karena mengental dan bertambah. Selama penetrasi tidak menyakitkan, jenis keputihan ini adalah tipikal.
2. Perubahan siklus menstruasi
Hal yang normal terjadi bila Anda mengalami keputihan sepanjang siklus menstruasi. Keputihan memang biasanya keluar pada awal dan akhir periode menstruasi.
Saat ovulasi, keputihan berwarna bening juga akan keluar, seperti putih telur. Jika Anda berhubungan seks selama waktu ini, Anda mungkin melihat jenis keputihan ini.
Baca Juga: Virus Corona Covid-19, Ahli Temukan Gejala Langka pada Mata!
Sedangkanm keluarnya cairan putih pada penis pria selama dan setelah berhubungan seks bisa disebabkan oleh hal-hal berikut.
1. Gairah seksual
Gairah seksual dapat menyebabkan keluarnya cairan penis berwarna putih susu. Cairan ini, yang dikenal sebagai pre-come, yang merupakan tipikal
Saat ejakulasi, cairan yang keluar juga berwarna putih yang merupakan air mani dan sperma. Keputihan yang disebabkan oleh gairah seksual adalah satu-satunya jenis keputihan yang normal.
2. Saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) dapat mempengaruhi berbagai bagian saluran kemih, termasuk uretra penis yang menghubungkan kandung kemih ke penis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit