Suara.com - Di tengah penyebaran varian Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika, Mexico telah memperbarui protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19 varian Omiccron.
Dalam perintahnya, Penjabat Sekretaris Departemen Kesehatan New Mexico, Penjabat Sekretaris Departemen Kesehatan New Mexico di tempat umuyum dalam ruangan, kecuali saat makan dan minum.
Setiap perusahaan juga harus melaporkan ke Departemen Lingkungan New Mexico, bila mendeteksi adanya kasus virus corona Covid-19 varian Omicron sekaligus mematuhi protokol kesehatan yang lebih ketat.
Institusi pendidikan negeri atau tempat penitipan yang melayani anak-anak bukan anggora keluarga juga harus menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan dengan tepat.
Selain itu dilansir dari Fox News, departemen mengharuskan petugas kesehatan dan karyawan tertentu mengetahui informasi terbaru tentang vaksin Covid-19.
Meskipun banyak kasus positif yang dilaporkan setelah varian Omicron terdeteksi, varian baru virus corona ini nampaknya hanya memicu infeksi ringan tanpa rawat inap, Selain itu, departemen mengharuskan petugas kesehatan dan karyawan tertentu mengetahui informasi terbaru tentang vaksina
Namun, para ahli memperingatkan bahwa jangan menyepelekan dan menganggap ringan varian baru virus corona tersebut.
Pejabat rumah sakit pun mengakui bahwa sebagian besar pasien dirawat karena masalah yang tidak terkait dengan virus corona Covid-19 dan kekurangan tenaga medis adalah salah satu beban fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Sering Terjadi Pada Virus Corona Covid-19, Apa Sih Sebenarnya Mutasi Itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!