Suara.com - Tren berjemur sempat digandrungi di kalangan masyarakat. Hal ini karena dikabarkan berjemur di pagi hari dapat menjadi langkah yang tepat untuk membantu pemulihan dan pertahanan diri terhadap virus Covid-19. Kemudian pertanyaan banyak muncul, mengenai kapan waktu berjemur yang baik untuk Covid sendiri?
Anda bisa menemukan banyak sekali pembahasan mengenai hal ini di berbagai media atau portal berita. Secara umum, terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam melakukan kegiatan sederhana ini.
Waktu Terbaik untuk Berjemur
Ada yang mengatakan bahwa waktu terbaik adalah sebelum pukul 10 pagi, ada pula yang mengatakan setelah pukul 10 pagi. Semua sama-sama benar, namun datang dengan konsekuensinya masing-masing.
Berjemur sebelum jam 10 pagi cenderung aman untuk kulit karena sinar matahari belum terlalu menyengat. Dari sisi manfaat, kadar Vitamin D yang didapatkan tubuh juga akan cukup untuk membantu sistem daya tahan tubuh.
Di sisi lain, berjemur setelah jam 10 pagi juga memiliki manfaat yang lebih baik. Namun demikian Anda harus waspada untuk disiplin pada durasi waktu berjemur, dan ada baiknya menggunakan sunblock untuk memberikan perlindungan pada kulit.
Manfaat Berjemur untuk Tubuh
Tidak sedikit yang percaya bahwa berjemur di pagi hari dapat membunuh virus Covid-19, atau secara langsung membuat imun tubuh meningkat pada serangan virus ini. Nyatanya, hal tersebut kurang tepat.
Berjemur di bawah sinar matahari pagi, secara umum, dapat membantu tubuh untuk mendapatkan kadar Vitamin D yang dibutuhkan. Tak hanya untuk metabolisme saja, namun untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap autoimun, kanker, serta flu.
Baca Juga: BPOM Terbitkan Izin Darurat Lima Vaksin Covid-19 untuk Booster
Karena Covid-19 masuk dalam salah satu jenis flu, maka daya tahan tubuh akan terbantu meningkat saat Anda rutin berjemur. Apalagi jika Anda bisa berkeringat saat berjemur, tentu manfaatkan akan lebih baik lagi untuk daya tahan tubuh.
Sebenarnya Anda hanya perlu berjemur selama 5 sampai 10 menit saja setiap pagi untuk mendapatkan manfaat ini. Perdebatan mengenai waktu berjemur yang baik untuk Covid rasanya sudah tak relevan. Yang penting adalah melakukannya dengan benar, dan didukung dengan penerapan pola hidup sehat yang disiplin. Selalu terapkan protokol kesehatan, dan lindungi diri Anda setiap hari!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI