Suara.com - Untuk meningkatkan kesehatan tubuh, diperlukan gaya hidup yang sehat. Hal itu juga berlaku bagi Anda yang ingin mencegah penyakit hipertensi serta penyakit jantung.
Misalnya dengan mengonsumsi teh hitam. Teh hitam telah dikenal karena khasiatnya yang baik untuk kesehatan.
Berasal dari daun Camellia Sinensis, tanaman yang sama dengan teh hijau, teh hitam dibuat melalui proses pengeringan dan oksidasi, sehingga menghasilkan rasa yang kuat dan warna yang lebih gelap.
Mengutip dari laman Times of India, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga cangkir teh hitam dalam sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan.
Bahkan, teh ini juga membantu mencegah hipertensi serta mengendalikan penyakit jantung.
Untuk penyakit jantung, teh ini mengandung sumber flavonoid, di mana sumber ini dapat mengurangi risiko kondisi jantung dan berkontribusi pada kesehatan jantung, dengan membantu darah mengalir bebas di bagian arteri.
Melansir dari AloDokter, teh hitam juga disebut mampu mencegah obesitas dan mengontrol diabetes. Namun, saat mengonsumsi teh ini, perlu diimbangi juga dengan olahraga teratur untuk mencegah obesitas.
Meski mengonsumsi tiga hingga empat cangkir teh hitam terbukti memiliki efek yang bagus untuk mencegah hipertensi dan jantung, namun baiknya jangan dikonsumsi secara berlebihan.
Karena, mengonsumsi teh hitam secara berlebihan menyebabkan beberapa efek samping. Salah satunya adalah insomnia karena teh hitam juga mengandung kafein, sumber yang sering ditemukan lewat kopi.
Baca Juga: Makanan dan Pantangan Darah Tinggi yang Perlu Dihindari
Kafein yang merangsang sistem saraf, dan jika dikonsumsi secara berlebihan, ini bisa menyebabkan seseorang mengalami kecemasan, sakit kepala, hingga merasakan pusing.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memantau kuantitas serta frekuensi untuk efek yang optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien