Suara.com - Sebagian besar orang pasti ingin memiliki berat badan ideal. Kini, banyak cara untuk membantu menurunkan berat badan, seperti olahraga, diet dan konsumsi minuman detoks.
Ada banyak bahan-bahan dapur yang bisa dikombinasikan untuk membuat minuman detoks. Minuman detoks ini pun akan memberikan dampak luar biasa pada lemak ekstra di dalam tubuh.
Berikut ini dilansir dari Times of India, 3 macam minuman detoks yang bisa membantu menurunkan berat badan.
1. Kayu manis dan madu
Kayu manis bersifat anti virus, antibakteri, dan antijamur. Sedangkan, madu adalah sumber antioksidan. Minuman kayu manis-madu dapat diminum sebagai suam-suam kuku.
Minuman ini mengurangi risiko penyakit jantung, mengobati infeksi kulit, dan mengurangi peradangan serta mempercepat penurunan berat badan.
2. Lemon dan jahe
Lemon dan kahe juga bisa dikombinasikan sebagai minuman detoks. Anda hanya perlu menambahkan setengah jus lemon dan 2 inci parutan jahe ke segelas air hangat.
Para ahli menyarankan konsumsi air ini secara teratur dalam jumlah normal akan mengeluarkan racun dari tubuh secara efektif.
Baca Juga: Pandemi Virus Corona Sebabkan Insomnia, Ahli Sarankan Lakukan Ini!
Studi penelitian, jahe mengurangi rasa lapar dan lemon adalah sumber yang kaya vitamin C dan antioksidan. Minuman ini meningkatkan kekebalan untuk sebagian besar.
3. Mentimun dan daun mint
Mentimun yang kaya air dan mint yang kaya nutrisi akan menghasilkan manfaat luar biasa ketika disatukan. Anda dapat menambahkan beberapa potong mentimun dan daun mint cincang halus ke dalam satu botol air.
Air detoks ini dapat dikonsumsi setiap hari. Sesuai laporan, minuman mentimun-mint membantu menurunkan berat badan dan memberikan manfaat kesehatan, seperti menurunkan tekanan darah dan mencegah kanker
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026