Suara.com - Pejabat federal di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) minggu ini memperbarui panduan penggunaan masker demi melindungi diri dari SARS-CoV-2 selama musim ini.
CDC merekomendasikan masyarakat untuk memakai masker N95 atau KN95 karena respirator ini lebih baik dalam melindungi terhadap virus corona, lapor Good House Keeping.
Para ahli sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa Omicron menyebar pada tingkat yang lebih cepat, lebih efektif dibandingkan dengan varian virus corona sebelumnya, dan masker N95 memiliki penyaringan yang lebih baik apabila dipakai secara benar.
Tidak seperti masker kain, sebagian besar N95 dan KN95 tidak dibuat untuk dipakai lebih dari sekali, seperti masker bedah.
Namun, dalam pedoman CDC yang diterbitkan secara daring menyarankan masker N95 dan alternatif lain seperti KN95 tidak boleh dipakai lebih dari lima kali.
Selain itu, para ahli juga menekankan untuk selalu memakai masker secara benar dan pas agar efektif.
Ada beberapa kondisi masker jenis ini tidak boleh dipakai ulang, yakni ketika bagian depan masker sudah kotor atau orang yang memakainya berisiko tinggi mengalami komplikasi parah jika terinfeksi Covid-19.
"Ini juga berlaku bagi siapa saja yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi, seperti rumah sakit, panti jompo, dan gedung-gedung publik dengan lalu lintas tinggi," kata chief quality officer di UMass Memorial Health, Kimiyoshi Kobayashi.
Orang yang memilih untuk memakai masker N95 atau KN95 lebih dari satu kali dapat mengurangi risiko paparan SARS-CoV-2 dengan menyimpan respirator dengan benar.
Baca Juga: Dokter Ungkap untuk Tangani Varian Omicron, Butuh Kombinasi Obat Antibodi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien