Bersepeda juga sangat bermanfaat bagi orang setelah usia 30 tahunan. Penelitian oleh Harvard Health telah mengikuti lebih dari 18.000 wanita selama 16 tahun untuk mempelajari hubungan antara perubahan aktivitas fisik dan berat badan.
Rata-rata, wanita mendapatkan sekitar 9 kg selama penelitian. Tapi, wanita yang meningkatkan aktivitas fisiknya 30 menit per hari bisa mengalami penurunan berat badan dibandingkan wanita yang tingkat aktivitasnya tetap stabil.
4. Renang
Berenang adalah rekreasi sekaligus aktivitas yang menyehatkan. Berenang menjaga detak jantung Anda, mengencangkan otot, dan latihan keseluruhan untuk tubuh.
Bagi mereka yang memiliki nyeri sendi, bentuk aktivitas fisik lain dapat memperburuk rasa sakit. Berenang bisa menjadi olahraga alternatif yang tepat.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), olahraga dapat membantu orang dengan penyakit kronis. Pada penderita radang sendi, olahraga ini meningkatkan penggunaan sendi tanpa memperburuk gejalanya.
5. Yoga
Yoga bukan hanya bentuk aktivitas fisik, tetapi juga terbukti bermanfaat sebagai penghilang stres. Olahraga ini enggabungkan kesejahteraan fisik dengan kesehatan mental yang sehat.
Selain mengurangi berat badan dan menjaga kesehatan tubuh, yoga juga meningkatkan kesadaran dan perhatian dalam tubuh manusia.
Baca Juga: Pingsan hingga Pusing, Ini Gejala Awal Infeksi Virus Corona Covid-19!
Bahkan, komponen meditasi yoga bisa membantu menunda timbulnya penyakit Alzheimer dan melawan penurunan memori yang berkaitan dengan usia.
Faktanya, yoga sangat bermanfaat bagi kesehatan Anda. Penelitian menunjukkan orang yang melakukan yoga lebih jarang membutuhkan perawatan medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang