Suara.com - Tekanan darah tinggi termasuk kondisi yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung hingga stroke.
Sayangnya, tidak semua orang menyadari dirinya memiliki tekanan darah tinggi. Sehingga, kondisi ini diabaikan sampai berkembang menjadi masalah kesehatan serius.
Pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi, konsumsi makanan sehat bisa membantu mengobati dan mencegah kondisi tersebut.
Tapi, ada pula satu ramuan khusus yang mengandung senyawa untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut jurnal Plant Foods for Human Nutrition, sifat antioksidatif thyme dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak thyme dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik pada hewan pengerat.
Tekanan darah sistolik merupakan indikasi tekanan darah yang diberikan terhadap dinding arteri ketika jantung berdetak.
Secara umum, tekanan darah sistolik dianggap paling penting dari dua bacaan karena menawarkan indikasi yang lebih jelas tentang risiko penyakit jantung seseorang.
Sedangkan dilansir dari Express, tekanan darah diastolik mengacu pada tekanan di arteri ketika jantung beristirahat di antara detak.
Dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity, para peneliti menjelaskan bahwa makanan kaya polifenol memiliki efek terbalik pada kondisi tertentu, seperi hipertensi.
Hal ini menginformasikan keputusan mereka untuk melakukan penyelidikan tentang efek antihipertensi thyme.
"Spesies oksigen reaktif memainkan peran penting dalam perkembangan hipertensi," kata peneliti.
Mereka menemukan bahwa thyme liar menginduksi penurunan tekanan darah dan resistensi vaskular yang signifikan pada tikus hipertensi.
Hasilnya, thyme liar bisa bertindak sebagai suplemen yang berguna untuk intervensi kardiovaskular. Temuan serupa yang diterbitkan dalam jurnal Acta Poloniae Pharmaceutica, mengkonfirmasi efek antihipertensi thyme.
Para peneliti mencatat adanya penurunan yang signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kadar kolesterol LDL setelah meengonsumsi thyme tersebut.
Mereka juga mencatat bahwa kadar kolesterol HDL meningkat secara signifikan, yang membantu membersihkan tubuh dari molekul LDL yang berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara