Foto / News
Selasa, 28 Juli 2026 | 12:00 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Pekerja memindahkan material bangunan dalam proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Pekerja memindahkan material bangunan pada proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Pekerja menyelesaikan proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Pekerja menyelesaikan proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]

Suara.com - Pekerja menyelesaikan proyek revitalisasi SD Negeri Tanggirejo di Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). Pemerintah mulai melakukan merevitalisasi SD Negeri Tanggirejo yang mengalami kerusakan.

Revitalisasi dilakukan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan setelah bangunan sekolah rusak akibat serangan rayap. Kerusakan menyebabkan ruang kelas VI ambruk pada Januari 2026 dan ruang guru roboh pada April 2026.

Pemerintah menargetkan perbaikan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi 131 siswa SDN Tanggirejo. Revitalisasi menjadi respons cepat setelah kondisi sekolah menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan revitalisasi mencakup perbaikan sarana dan prasarana sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal. Proyek ini diprioritaskan pada tahun anggaran 2026

Kondisi SDN Tanggirejo sebelumnya menjadi sorotan nasional setelah disinggung Presiden Prabowo Subianto saat pidato pada 20 Juli 2026. Prabowo meminta perbaikan sekolah dipercepat agar anak-anak dapat belajar di ruang kelas yang layak dan aman. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]

Load More