Suara.com - Penyebaran varian omicron di Indonesia membuat kasus COvid-19 kembali melonjak. Hingga saat ini total varian omicron telah mencapai 882.
Meningkatnya kasus terkonfirmasi Omicron menjadi alarm buat masyarakat untuk tetap waspada dan patuhi protokol kesehatan. Bagian protokol kesehatan yang wajib dijalani adalah memakai masker.
Namun perlu diperhatikan dalam memakai masker yang benar, mengingat varian Omicron lebih cepat menular dibandingkan varian lain yang pernah ditemukan.
Pastikan penutup wajah yang dipakai merupakan masker baru dan tidak kotor. Kemudian saat dipakai, posisi masker harus menutup hidung , mulut dan dagu secara ketat. Pada bagian ini, masih ditemukan masyarakat yang masih asal pakai, seperti area hidung tidak tertutup masker.
Selanjutnya, tekan bagian atas masker sehingga menutup mengikuti bentuk hidung dan Hindari menyentuh bagian depan masker saat digunakan.
Jika sudah membiasakan memakai masker dengan benar, maka hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas masker yang digunakan. Masker dengan merk Cotiqa Copper Oxide merupakan pilihan tepat untuk memerangi virus Covid-19 dan variannya.
“Melawan virus corona & omicron dengan masker kami yang mengandung bahan Oxida tembaga yang dipercaya bisa membunuh virus ,bakteri dan mikro organisme yang melekat dalam waktu kurang dari 10 menit,” kata Owner Cotiqa Copper Oxide,Jimmy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/01/2022).
Jimmy menjelaskan, masker itu memiliki lima lapisan dan melindungi 50 persen dibandingkan produk sejenisnya di pasaran. Masker ini juga mampu membunuh virus dan mikro organisme yang melekat dalam waktu kurang dari 10 menit.
Tak hanya itu, Jimmy mengatakan bahwa masker miliknya efektif digunakan berulang kali hingga 6x24 jam.
Baca Juga: Hadapi Omicron, Begini Saran Wakil Ketua Fraksi PKS untuk Pemerintah
“ Kemudian masker ini mampu menetralisir bau mulut tidak sedap dan dapat meminimalisir pencemaran lingkungan,” ujar Jimmy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli