Suara.com - Mengetahui status kesehatan pasangan sebelum menikah adalah hal yang cukup penting. Oleb sebab itu, menjalani tes kesehatan juga jadi salah satu persiapan yang baiknya dilakukan.
Selain untuk deteksi dini, tes tersebut juga untuk memastikan apakah salah satu pasangan mengidap infeksi menular seksual (IMS). Sebab penyakit IMS tersebut sangat mudah menular melalui hubungan seksual.
Salah satu jenis IMS yang mudah menular adalah infeksi Human Immunodeficiency Virus atau HIV. Tak perlu panik apabila setelah menikah baru mengetahui kalau pasangan Anda ternyata positif HIV.
Sebagai langkah antisipatif, ada beberapa hal yang bisa dilakukan bagi Anda juga pasangan. Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), ini langkah-langkah yang bisa dilakukan.
1. Lakukan Tes HIV
Bersamaan dengan pasangan Anda dinyatakan HIV positif, maka Anda pun juga harus melakukan tes. Ini untuk mengetahui apakah Anda juga sudah tertular virus tersebut. Ada beberapa tes HIV yang saat ini tersedia dibernagai layanan kesehatan.
2. Hubungi Dokter dan Minum Obat Segera
Setelah status HIV terkonfirmasi, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari infeksi oportunistik lain. Setelahnya, Anda akan diminta minum obat ARV secara rutin.
3. Seks Aman
Apabila hasil tes HIV negatif, maka untuk seterusnya selalu lakukan seks yang aman. Artinya, Anda harus menggunakan proteksi seperti kondom.
Kondom yang digunakan pria (eksternal) dan wanita (internal) ini biasanya berbahan lateks dan poliuretan yang mencegah cairan dari pasangan memasuki tubuh pasangannya. Sejauh ini, kondom jenis ini merupakan salah satu cara teraman.
4. Temani Pasangan untuk Mendapatkan Perawatan yang Tepat
Bagi mereka yang positif HIV kebanyakan mengalami penurunan semangat hidup. Yakinkan padanya bahwa pengidap HIV juga bisa hidup dengan optimal.
Semangati pasangan untuk tidak bosan melakukan cek kesehatan, dampingi saat melakukan terapi antiretroviral, dan ingatkan agar tak lupa meminum obat ARV secara teratur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?