Suara.com - Seiring waktu di masa kehamilan janin akan berubah posisi. Ketika mendekati persalinan, umumnya kepala janin akan berada di posisi bawah.
Istilah medis untuk posisi ini adalah presentasi vertex. Dalam persalinan normal, posisi ini sangat penting karena meningkatkan peluang melahirkan secara aman dan lancar.
Berdasarkan Insider, kepala janin akan mulai berada di bawah setelah usia 20 minggu. Namun, kondisi ini dapat berbeda di setiap kehamilan.
"Saat kehamilan tua, kemungkinan bayi akan berada di bawah, atau presentasi vertex, akan meningkat," jelas Obgyn Gerardo Bustillo di Memorial Care Orange Coast Medical Center.
Lebih lanjut, Bustillo mengatakan bahwa peluangnya mencapai sekitar 75% sebelum 28 minggu. Sementara pada minggu ke-32, atau 8 minggu sebelum tanggal jatuh tempo, peluangnya sekitar 90%.
"Jangka penuh adalah ketika Anda mencapai peluang 97%," sambungnya.
Bagaimana cara mengetahui bahwa janin sudah berada di bawah?
Beberapa ibu hamil dapat merasakan saat janin sudah berubah posisi. Biasanya saat kepala bayi di atas, ibu kemungkinan akan mengalami ketidaknyamanan di bawah tulang rusak dan merasa ditendang di perut bagian bawah.
Sementara saat janin di bawah, sang ibu akan merasa perutnya ditendang di bagian atas perut dan rasa tidak nyaman terasa di panggul.
Baca Juga: Dapat Mempengaruhi Perkembangan Janin, Ibu Hamil Jangan Lupa Penuhi Asupan Yodium
“Seringkali kita bisa mengetahuinya hanya dengan memeriksa perut dari luar. Juga, dokter bisa merasakan kepala biasanya selama pemeriksaan panggul karena pasti terasa jauh lebih keras," tandas Bustillo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini