Suara.com - Masa kehamilan merupakan saat paling krusial yang harus dimanfaatkan ibu untuk memberi pondasi nutrisi terbaik bagi buah hatinya. Salah satunya dengan menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan janin, termasuk di dalamnya yodium.
Yodium termasuk dalam nutrisi mikro, di mana kebutuhannya hanya sedikit, tapi perannya sangatlah penting. Demikian dikatakan dokter spesialis gizi klinik dr, Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes.
Mengutip dari Antara, menurut Diana, yodium adalah mineral yang berhubungan dengan hormon tiroid yang mempengaruhi proses dan perkembangan janin. Asupan yodium yang cukup dapat menentukan perkembangan sang buah hati, termasuk perkembangan saraf dan kecerdasan anak.
Orang dewasa membutuhkan 150 mikrogram yodium per hari, sementara ibu hamil membutuhkan mineral ini dalam jumlah yang lebih banyak, yakni 220 mikrogram per hari. Pada perempuan yang menyusui, kebutuhan yodium mencapai 250 mikrogram per hari.
Meski jumlahnya sedikit, nutrisi mikro tak kalah pentingnya dengan nutrisi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak. Bila ada yang tak lengkap, perkembangan janin dapat terganggu.
"Jika anak yang dikandung dan ibu kurang asupan yodium, pertumbuhan bisa berkurang. (Misalnya) semestinya potensi tubuhnya lebih tinggi, tingginya jadi kurang, bisa stunting bahkan bisa terjadi kretinisme," jelas Diana.
Dia menjelaskan, intervensi nutrisi sangat penting untuk perkembangan anak dan ini bisa dimulai sebelum ibu merencanakan kehamilan. Dia mengingatkan untuk para calon ayah dan ibu untuk mengatur asupan gizi sebelum menjadi orang tua demi kebaikan buah hati di masa depan.
"Atur gizinya, enggak boleh asal kenyang. Semua asupan harus diatur terutama yang lengkap dalam hal pemenuhan gizi secara seimbang, nutrisi makro dan mikro harus ada," katanya.
Asupan yang seimbang antara nutrisi makro dan mikro bakal berujung kepada metabolisme yang optimal juga tumbuh kembang tubuh yang sempurna.
Baca Juga: Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil, Membantu Janin Tumbuh dan Berkembang
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?