Suara.com - Hampir semua negara di dunia sedang alami kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron. Terlebih varian asal Afrika Selatan ini disebut lebih mudah menular dibanding varian sebelumnya.
Namun, banyak juga yang penasaran jika seseorang terinfeksi varian Omicron kapan ia bisa menularkan orang lain?
Mengutip ABC News, Kamis (27/1/2022) belum jelas kapan varian Omicron bisa menular ke orang lain. Tapi data awal menunjukan varian ini lebih cepat menular dibanding varian sebelumnya, bahkan diduga sehari setelah terinfeksi ia bisa menularkan.
Di sisi lain Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau CDC mengatakan virus SARS CoV 3 penyebab sakit Covid-19 jadi sangat menular saat beberapa hari sebelum dan sesudah gejala timbul.
Sehingga untuk Omicron diduga, bisa menular lebih cepat daripada varian sebelumnya, yang rerata menular tiga hari setelah terinfeksi.
Selain itu, jika varian sebelumnya menular 2 hingga 4 hari setelah terinfeksi, dan beberapa orang tetap bisa menularkan beberapa hari setelah gejala mereda.
Meski begitu, para peneliti menilai masih terlalu awal untuk menyimpulkan masa inkubasi varian Omicron yang lebih pendek berarti menular lebih cepat, belum tentu.
Itulah sebabnya Dr. Amy Karger dari University of Minnesota Medical School merekomendasikan agar orang melakukan tes 3 hingga 5 hari setelah terpapar varian Omicron.
"Banyak orang yang positif di hari ketiga setelah terpapar. Pada dasarnya ada peluang seseorang tertular lebih awal dibanding varian lainnya," terang Karger.
Baca Juga: Jika Terjangkit Varian Omicron, Dokter Tirta: Jangan Panik
Sehingga ia menyarankan sampai hari kelima setelah terpapar baru melakukan tes, jika benar-benar ingin dapat hasil pasti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital