Suara.com - Penyakit kusta yang menyerang kulit bisa menyebabkan penderitanya mengalami diskriminasi akibat stigma yang masih melekat kuat di masyarakat.
Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono meminta kampanye penghapusan stigma negatif orang dengan penyakit kusta dikemas dalam metode kekinian dan bersifat viral di masyarakat.
"Kampanye untuk menurunkan stigmatisasi kusta diharapkan lebih kekinian dan lebih viral dengan melibatkan lintas sekor," kata Dante Saksono Harbuwono dalam peringatan Hari Kusta Sedunia 2022.
Dante mengatakan kampanye menghapus stigma negatif penderita kusta sejalan dengan tema nasional "Mari Hapuskan Stigma dan Diskriminasi Terhadap Kusta".
Kampanye secara kekinian dan viral, kata Dante, adalah salah satu strategi pemerintah dalam menekan jumlah penderita kusta di Indonesia yang pada 2021 ditemukan 7.201 kusta baru.
Selain itu terdapat enam provinsi yang belum mencapai target eliminasi kusta, di antaranya Papua Barat, Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat.
"Sampai saat ini masih ada 101 kabupaten/kota di enam Provinsi di Indonesia yang belum mencapai target eliminasi kusta. Diharapkan paling lambat 2024 target tersebut dicapai," katanya.
Kampanye yang digagas memuat sejumlah edukasi penting kepada masyarakat di antaranya kusta dapat diobati dan sembuh, kusta perlu dideteksi sedini mungkin.
Kampanye itu akan melibatkan kalangan artis, media sosial, tokoh masyarakat, media massa dan sebagainya untuk dapat menjangkau masyarakat.
Baca Juga: Hari Kusta Sedunia, Kemenkes Sebut Penderita Kusta di Indonesia Bertambah 7.201 Orang
Selain program kampanye, Kemenkes juga mempersiapkan strategi lain untuk menekan kasus kusta di antaranya meningkatkan pelacakan kasus, penyediaan SDM tenaga kesehatan yang optimal di daerah, pertemuan lintas sektor, serta memastikan logistik obat-obatan yang lebih baik. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat