Suara.com - Seorang wanita California, berusia 29 tahun membutuhkan transplantasi paru-paru ganda setelah mengalami komplikasi virus corona Covid-19.
Brittany Romena, 29, dirawat di rumah sakit di Madera, California karena virus corona Covid-19 pada awal Januari 2022. Kemudian, ia mengalai koma hingga membutuhkan alat medis ventilator.
Ibunya, Kristina Chapa mengatakan bahwa anaknya menderita Sindrom Gangguan Pernapasan Akut setelah terinfeksi virus corona Covid-19 dan membutuhkan transplantasi paru-paru.
"Dokter mengatakan kalau ia membutuhkan transplantasi paru-paru ganda agar mampu bertahan hidup," kata Chapa dikutip dari Fox News.
Chapa mengatakan kalau tidak ada cara lain yang bisa membantu Brittany bertahan hidup, kecuali mendapatkan transplantasi paru-paru.
Britt yang sudah berusia 29 tahun ini tidak memiliki anak dan keluarga menilai ia masih layak untuk bertahan hidup.
Sementara itu, ibunya bercerita bahwa ayah Britt sudah lebih dulu meninggal saat usianya seperti Britt sekarang ini.
Karena itu, ibunya hanya tinggal dan menjalani hidup bersama Britt. Pada kasus anaknya sekarang, ia sengan menunggu dokter memberikan rujukan pada anaknya.
Seorang wanita California, berusia 29 tahun membutuhkan transplantasi paru-paru ganda setelah mengalami komplikasi virus corona Covid-19.
Baca Juga: Awas, Gejala Virus Corona Covid-19 Ini Lebih Buruk Bila Keseringan Olahraga
Brittany Romena, 29, dirawat di rumah sakit di Madera, California karena virus corona Covid-19 pada awal Januari 2022. Kemudian, ia mengalami koma hingga membutuhkan alat medis ventilator.
Ibunya, Kristina Chapa mengatakan bahwa anaknya menderita Sindrom Gangguan Pernapasan Akut setelah terinfeksi virus corona Covid-19 dan membutuhkan transplantasi paru-paru.
"Dokter mengatakan kalau ia membutuhkan transplantasi paru-paru ganda agar mampu bertahan hidup," kata Chapa.
Chapa mengatakan kalau tidak ada cara lain yang bisa membantu Brittany bertahan hidup, kecuali mendapatkan transplantasi paru-paru.
Britt yang sudah berusia 29 tahun ini tidak memiliki anak dan keluarga menilai ia masih layak untuk bertahan hidup.
Sementara itu, ibunya bercerita bahwa ayah Britt sudah lebih dulu meninggal saat usianya seperti Britt sekarang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi