Suara.com - Banyak orang, terutama wanita mungkin kurang percaya diri atau merasa tidak nyaman dengan bentuk tubuh. Penelitian baru menunjukkan Anda harus keluar dan menghabiskan waktu di alam untuk menenangkan perasaan tersebut.
Dilansir dari Very Well Health, memiliki citra tubuh negatif dapat memicu perilaku seperti pola makan yang tidak teratur, yang dapat memiliki konsekuensi buruk bagi tubuh, pikiran, dan hubungan seseorang.
Ditambah dengan sekarang, mungkin lebih sulit untuk menghindari pikiran negatif soal tubuh saat menjelajahi media sosial.
Viren Swami, PhD, profesor psikologi sosial di Anglia Ruskin University di Cambridge, Inggris, memandang citra tubuh negatif sebagai masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia.
Penelitiannya berfokus pada cara untuk mendorong semua orang untuk mencintai dan menerima bagaimanapun bentuk tubuh. Di sisi lain, ia ingin anak-anak tumbuh dalam masyarakat di mana mereka dihargai dan diperhatikan karena kompetensi mereka, bukan karena tampilan fisik.
Baru-baru ini, dia dan rekannya menemukan bahwa menghabiskan lebih banyak waktu di alam dapat mendukung proses kognitif yang membantu orang bangkit kembali ketika pikiran negatif tentang tubuh muncul.
Berada di lingkungan alami, telah berulang kali dikaitkan dengan memiliki citra tubuh yang positif dalam penelitian sebelumnya.
Swami dan rekan menyurvei sekitar 400 orang tentang apresiasi tubuh mereka, paparan alam, dan "penerimaan rasional positif," atau seberapa sering mereka menggunakan strategi untuk membantu diri mereka sendiri merasa lebih baik tentang tubuhnya.
Setelah mengumpulkan semua tanggapan, Swami memperhatikan bahwa seiring dengan bertambahnya waktu peserta di alam (taman kota, pantai, pedesaan, dan lainnya, apresiasi tubuh dan penerimaan rasional positif juga meningkat.
Baca Juga: Bikin Pangling! Lama Tidak Ada Kabar Syahrini Pamer Potret Terbaru, Tubuh Kurusnya Jadi Sorotan
Swami dan rekan kemudian melakukan analisis lebih lanjut dan menemukan bahwa mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di alam, lebih mungkin untuk mengatasi citra tubuh negatif dengan cara yang positif dan rasional.
Strategi mengatasi ini, kemudian, mungkin telah memungkinkan mereka untuk mengembangkan lebih banyak apresiasi dan penerimaan untuk tubuh mereka.
Karenanya, jika Anda sedang bergumul dengan perasaan negatif tentang tubuh Anda, tak ada salahnya untuk keluar rumah dan lebih banyak terpapar alam. Jika daerah pantai atau pegunungan terlalu jauh, Anda bisa berjalan-jalan atau pergi ke taman terdekat untuk menjernihkan pikiran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal