Suara.com - Seorang ibu memang sering kali mengkhawatirkan anaknya saat berpergian. Seperti yang dirasakan oleh perempuan satu ini.
Mau berlibur ke Bandung, perempuan dalam video yang diunggah oleh pemilik akun @notyourfantazy.
"Kalo nyokap ngomong dengerin ntar kualat!" ungkap akun tersebut.
Pada videonya, ia menampikan seorang perempuan yang tengah ditelfon oleh sang ibu untuk diberikan wejangan sebelum pergi.
Namun ada yang unik, di mana ibunya menyebutkan berbagai fenomena alam saat memberikan memberikan nasihat.
"Gini lo nak, maksud mama kamu tuh hati-hati, ada pergeseran tanah, ada badai, ada hujan, ada banjir, ini alam tuh sedang enggak bersahabat jadi kamu hati-hati," ujar sang ibu via telepon.
"Kamu di Bandung hati-hati jangan dekat-dekat sungai, air mengalir ya ini ada banjir bandang," imbuhnya.
Mendengar nasihat ibunya, perempuan tersebut hanya bisa tertawa sambil menyatakan bahwa tak akan main ke area sungai.
"Pokoknya kamu hati-hati ya, jangan ke tempat itu, yang ekstrem-ekstrem, ekstrem itu kayak deket jurang itu hati-hati ya," ungkap ibu yang kembali membuat tertawa.
"Iya mama bilang, kalau jalan-jalan hati-hati ya, jangn foto-foto di tempat ektrem ini alam sedang enggak bersahabat, ada itu pergeseran tanah, itu di Bandung itu," tambahnya lagi.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Jangan main dekat jurang, duh ngakak banget," komentar warganet.
"Mamahnya guru geografi kayaknya, jangan kerja di BMKG," imbuhnya.
"Mamanya ngomongnya lembut banget walaupun ngakak pergeseran tanah," tulis warganet di kolom komentar.
"Mamahnya baru dapat info dari grup WhatsApp," balas lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital