Suara.com - Banyak orang merasa dirinya akan sakit flu ketika bangun tidur dengan sakit tenggorokan. Padahal, hal itu tidak selalu terjadi.
Ada banyak kemungkinan penyebab sakit tenggorokan yang sama sekali tidak berhubungan dengan sakit flu. Misalnya, post-nasal drip atau lendir kental dan lengket dari sinus yang menetes ke bagian belakang tenggorokan.
Berdasarkan Live Strong, berikut alasan bangun tidur dengan sakit tenggorokan selain flu atau pilek:
1. Alergi
Meski gatal dan bersin mungkin merupakan gejala pertama yang umumnya terjadi, tetapi alergi musiman juga dapat membuat penderitanya mengalami sakit tenggorokan dan gatal.
"Serbuk sari, debu, jamur atau bulu dapat memicu peradangan di saluran udara, menyebabkan ketidaknyamanan tenggorokan," jelas otolaryngologist dan laringologist Omid Mehdizadeh di Providence St. John's Health Center di Santa Monica, California.
2. Iritasi dari lingkungan
Iritan lingkungan seperti asap atau debu dapat menyebabkan sakit tenggorokan.
"Iritan dapat memicu reaksi imunologi di hidung dan tenggorokan, yang biasanya menyebabkan peradangan dan peningkatan produksi lendir," sambung Mehdizadeh.
3. Udara kering dan dingin
Kondisi yang sangat dingin atau kering dapat memicu tubuh untuk meningkatkan produksi lendir dalam upaya menjaga saluran udara tetap lembab.
"Ketika lendir ekstra mulai turun ke tenggorokan Anda, segala sesuatunya bisa mulai menjadi tidak nyaman," imbuhnya.
Selain sakit tenggorokan, udara dingin dan kering juga dapat menyebabkan sesak.
4. Asam lambung atau refluks asam
Refluks dapat mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan sakit, suara serak atau batuk kering. Kondisi ini cenderung memburuk di malam hari.
Berita Terkait
-
Waspada 4 Gejala Virus Omicron yang Jarang Disadari, Termasuk Nyeri Punggung dan Sakit Tenggorokan
-
Sempat Alami Gejala Demam dan Sakit Tenggorokan, Plt Bupati Bekasi Dirawat di RS Usai Terkonfirmasi Positif COVID-19
-
Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki Positif Covid-19: Alami Gejala Demam dan Sakit Tenggorokan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan