Suara.com - Jika biasanya inseminasi buatan akan dilakukan oleh dokter atau ahli kesehatan di laboratorium, wanita bernama Dani Morin mengaku melakukannya seorang diri.
Inseminasi buatan merupakan prosedur menempatkan sperma ke dalam rahim pada saat pelepasan sel telur (ovulasi) menggunakan kateter kecil.
Dani Morin, wanita lajang yang sangat ingin memiliki anak di usia 30 tahun, menceritakan bagaimana proses inseminasi buatannya sendiri melalui unggahan di TikTok.
Ibu satu anak ini melakukannya pada 2019 dan mencoba-coba setelah menonton video inseminasi di rumah via YouTube.
Sebelumnya, Dani sempat memiliki buah hati bernama Diakon. Namun, putranya itu meninggal akibat kecelakaan saat berada di kamar perawatan bayi.
Setelah pengalaman tersebut, Dani memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri. Berdasarkan laporan The Sun, ia membeli air mani di bank donor sperma.
Alih-alih ke klinik kesuburan untuk inseminasi buatan, ia lalu memutuskan untuk melakukannya di rumah dengan bantuan video YouTube.
Meski bank sperma menyarankan Dani untuk membeli dua botol sperma, ia tetap hanya membeli satu. Ia juga membeli tangki kriogenik yang digunakan untuk menyimpan bahan biologis beku, dalam hal ini, sperma.
Dani memulai prosesnya dengan mengonsumsi suplemen kesuburan dan berkonsultasi kepada penasihat keuangan demi memastikan dia secara finansial dalam posisi untuk memiliki anak.
Tiga item yang dibutuhkannya selama masa inseminasi adalah jarum suntuk, pelumas, dan botol air mani.
Meski cara Dani ini berhasil dan kini dirinya sudah memiliki putra bernama Rhett, Otoritas Fertilisasi dan Embriologi Manusia Inggris mengimbau agar tidak mengikuti langkah wanita tersebut.
Mereka tetap meminta orang-orang untuk melakukan inseminasi buatan di klinik yang steril dan ditangani orang berpengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat