Suara.com - Anda mempunyai teman atau kerabat yang selalu khawatir atau memikirkan hal secara berlebihan hingga mereka selalu cemas dan menjadi paranoid?
Kemungkinan ia menderita gangguan kepribadian paranoid (PPD), sebuah kondisi kesehatan mental yang dapat menyebabkan ketidakpercayaan dan ketakutan ekstrem pada orang lain, menurut DSM-5.
"Orang yang didiagnosis ini cenderung curiga dan tidak percaya pada orang lain, selalu tegang dan gugup dalam situasi sosial, dan waspada terhadap ancaman," jelas profesor psikologi di University of Zurich, Chris Hopwood.
Mereka cenderung mengalami kesulitan menjaga persahabatan dan hubungan romantis, dan mungkin mudah terhina atau tersinggung.
Berdasarkan Insider, gangguan kepribadian ini sangat jarang sehingga masih sangat sedikit penelitian tentang gangguan kepribadian paranoid dan cara terbaik untuk mengobatinya.
Berikut beberapa gejala umum PPD:
- Yakin bahwa orang lain berbohong atau mengeksploitasi mereka
- Menyimpan dendam atau menolak untuk memaafkan
- Terlalu sensitif terhadap kritik
- Takut mengungkapkan informasi pribadi apa pun ke orang lain
- Selalu berpikir bahwa orang lain menghina mereka
- Selalu curiga bahwa pasangan berselingkuh
- Berasumsi bahwa ada makna tersembunyi dalam ucapan atau penampilan orang lain
- Sulit untuk santai
- Mudah marah dan cepat membantah
Orang dengan PPD mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain, tetapi itu tidak berarti mereka berbahaya.
"Mereka rentan terhadap kemarahan, tetapi tidak selalu melakukan kekerasan," imbuh profesor psikiatri dan ilmu saraf perilaku di University of Chicago, Royce Lee.
Baca Juga: Asisten Pelatih Puji Mental Persija Usai Comeback Kalahkan Persik
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!