Suara.com - Asisten pelatih Persija Jakarta, Ferdiansyah menegaskan bahwa timnya tidak akan berhenti berjuang sampai menit akhir dalam setiap pertandingan, demi mendapatkan poin penting menjelang pekan-pekan kritis BRI Liga 1 2021/2022.
Terkini, Persija mampu memenangkan laga kontra Persik dengan skor 2-1 berkat gol Irfan Jauhari pada menit ke-90+3, Sabtu (19/2/2022) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Persija melakoni comeback untuk meraih kemenangan setelah sempat tertinggal gol cepat Persik.
"Selamat untuk pemain karena mereka berusaha, berjuang hingga menit akhir. Mental seperti ini sangat bagus, tak pernah menyerah. Kemenangan itu kami persembahkan untuk semua pencinta Persija," ujar Ferdiansyah seperti dimuat Antara, Minggu (20/2/2022).
Persija, dia melanjutkan, bertarung sebagai sebuah tim di mana setiap pemain tidak mengedepankan ego masing-masing.
Hal tersebut terlihat saat pemain andalan Macan Kemayoran seperti Marko Simic dan Riko Simanjuntak diganti di tengah-tengah pertandingan.
Menurut Ferdiansyah, pergantian itu semata-mata untuk kepentingan tim dan tidak berhubungan dengan kemampuan sang pemain.
Strategi tersebut tak jarang berbuah manis untuk Persija. Terkini, saat melawan Persik, Irfan Jauhari yang masuk pada babak kedua menggantikan Riko Simanjuntak berhasil mencetak gol pada menit ke-90+3 dan membawa Persija menang 2-1.
"Pergantian itu sudah disepakati untuk kebaikan tim. Kemenangan adalah yang utama," tukas Ferdiansyah.
Baca Juga: Cetak Gol dan Assist untuk Persija Lawan Persik, Makan Konate Dipuji Javier Roca
Persija sendiri setidak-tidaknya sudah empat kali berhasil membuat gol pada menit 90 ke atas pada Liga 1 musim ini.
Sebelum melawan Persik, pemain Persija melakukan serupa saat menghadapi PSM, Persipura dan Persebaya. Ketika itu Macan Kemayoran menaklukkan PSM 3-2, kalah 1-2 dari Persipura dan imbang 3-3 dengan Persebaya.
Sementara pemain Persija Novri Setiawan yakin skuadnya masih bisa lebih baik.
Saat ini, kata Novri, beberapa pemain termasuk dirinya belum berada dalam kondisi fisik terbaik lantaran baru pulih dari COVID-19.
"Semoga kami bisa lebih baik ke depan," ujar pesepakbola berusia 28 tahun itu.
[Antara]
Berita Terkait
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi