Suara.com - Model Ayu Aulia sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat lengannya. Beruntung, gadis yang dekat dengan Zikri Daulay ini berhasil diselamatkan.
Kini, ia sedang menjalani masa pemulihan dan kondisinya sudah berangsur membaik meski bekas sayatan di lengannya masih terlihat jelas.
Ayu pun sempat memamerkannya ke publik saat ia berbicara dengan sang manager, Fahmi Aditian.
"Udah-udah jangan kasih liat, orang-orang pasti ngilu," ujar Fahmi di Instagram Story-nya, Kamis (24/2/2022).
Berdasarkan laman Valley Behavioral, perilaku melukai diri sendiri atau self-harm merupakan cara tidak sehat untuk mengatasi rasa sakit emosional, frustasi, dan kemarahan.
Meski melukai diri sendiri dapat membawa rasa damai dan lega setelah tindakan, biasanya setelahnya justru akan membawa rasa bersalah dan malu yang hebat.
Selain itu, emosi menyakitkan yang mendorong untuk melakukan cedera diri akan segera kembali. Sebab, melukai diri sendiri umumnya dianggap sebagai tindakan impulsif.
Paling sering, orang yang melukai diri sendiri menargetkan lengan, kaki, dan bagian depan tubuh karena tempat-tempat ini mudah dijangkau dan dapat disembunyikan di bawah pakaian.
Dampak jangka panjang dari melukai diri sendiri
Baca Juga: 5 Artis yang Pernah Melakukan Percobaan Bunuh Diri, Terbaru Ayu Aulia
Efek jangka panjang dari melukai diri sendiri dapat berupa iritasi ringan hingga cedera parah. Bahkan, hal ini dapat mengakibatkan kematian yang tidak disengaja.
Dampak jangka panjang lainnya termasuk:
- Patah tulang
- Isolasi sosial
- Perasaan malu, jijik, dan bersalah
- Harga diri dan citra diri yang buruk
- Muncul jaringan parut permanen
- Tendon, saraf, pembuluh darah, dan otot yang cedera
- Kelemahan permanen atau mati rasa di area tertentu
- Kehilangan anggota badan
- Kerusakan multi-organ
- Infeksi
- Keracunan darah
- Kematian akibat kecelakaan
Inilah sebabnya mengapa penting bagi orang yang terlibat dalam jenis perilaku ini untuk mencari bantuan profesional sesegera mungkin.
Dengan demikian, mereka dapat mempelajari cara-cara yang lebih sehat untuk mengatasi emosi yang membuat stres atau menyakitkan.
CATATAN REDAKSI
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, silahkan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak