Suara.com - Salah satu dari banyaknya permasalahan sebagai seorang selebriti adalah memiliki penguntit atau stalker.
Kasus stalker yang paling banyak disorot terjadi pada idola K-Pop. Misalnya, Jisoo Lovelyz yang dikuntit saat pergi ke kelas pilates, atau Jungkook BTS yang dikuntit oleh seorang wanita yang dijuluki 'Wortel Nuna'.
Tidak hanya idola K-Pop, mantan anggota One Direction Harry Styles juga baru saja bermasalah dengan penguntit.
Bahkan, penguntit yang bernama Pablo Tarazaga-Oreo (28) itu sampai masuk ke rumah sang penyanyi dan menyakiti salah seorang pekerja pada Rabu pekan lalu, lapor Mirror.
Terlepas dari kasus tersebut, pernahkah Anda bertanya-tanya apakah menguntit termasuk dalam gangguan mental?
Berdasarkan laman Doctor NDTV, menguntit bukanlah gangguan mental, melainkan sebuah perilaku.
Namun, seorang penguntit kemungkinan memiliki gangguan mental atau gangguan kepribadian yang memotivasi perilaku bermasalah tersebut.
Menguntit didefinisikan sebagai komunikasi atau pendekatan berulang yang tidak dinginkan dan dapat menyebabkan ketakutan pada korbannya.
Banyak penguntit terganggu dan tidak memiliki kemampuan untuk bernalar serta bersosialisasi dengan orang lain karena gangguan mental yang diidapnya.
Baca Juga: Wanita Ini Curhat Terima Pesan Cabul dari Tetangga Penguntit
Berbeda dari kepercayaan umum, kebanyakan penguntit tidak menderita halusinasi atau delusi, meski banyak yang menderita gangguan mental seperti depresi, penyalahgunaan zat, dan gangguan kepribadian.
Berikut karakteristik umum dari penguntit:
- Obsesif
Tipe individu ini terus-menerus memikirkan orang yang diidolakan. Menguntit adalah tentang obsesi. Jelas orang yang menguntit memiliki psikologis yang tidak stabil.
- Merasa ditolak
Banyak penguntit memiliki sejarah hubungan yang sulit berkomunikasi dengan orang lain. Mereka memiliki perasaan penolakan di dalam diri mereka dan sering mengawasi pasangannya.
- Cerdas
Banyak penguntit cerdas dan secara hati-hati merencanakan perilaku mereka sendiri. Orang ini dapat dikategorikan sebagai sosiopat.
Seorang sosiopat mahir dalam merencanakan 'serangan' dan mengendalikan orang lain dengan pesonanya.
- Termotivasi
Kebanyakan penguntit percaya bahwa objek keinginan mereka adalah satu-satunya orang yang mereka cintai dan cenderung termotivasi untuk mengejar berdasarkan jenis pemikiran ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh