Suara.com - Ada banyak hal yang bisa membantu seseorang tidur nyenyak dan lebih cepat di malam hari. Selain minuman tertentu, latihan wajah juga bisa membantu seseorang tidur lebih cepat.
Leva Kubiliute, Psikolog Kesehatan mengatakan latihan wajah sederhana bisa membantu Anda tidur dalam 5 menit atau kurang dan lebih nyenyak.
Leva Kubiliute menyebut latihan wajah ini dengan teknik relaksasi otot progresif (PMR) untuk membantu proses tidur lebih nyenyak.
"PMR berfokus pada relaksasi tubuh dengan mengendurkan otot-otot dalam dan menghilangkan semua ketegangan yang menghalangi tidur nyenyak," jelas psikolog kesehatan. dikutip dari Express.
Guna memulai latihan wajah tersebut, Anda harus mengencangkan otot-otot wajah Anda dengan mengangkat alis selama sekitar 5 sampai 10 10 detik saat Anda mengambil napas yang dangkal dan lambat.
Relaksasi otot progresif adalah latihan relaksasi di mana Anda secara sistematis tegang, lalu mengendurkan semua kelompok otot tubuh Anda.
Phil Gehrman, PhD, asisten profesor psikologi klinis di Penn Medicine dan direktur klinis Program Pengobatan Tidur Perilaku Penn Medicine di Pusat Tidur Penn di Philadelphia mengatakan PMR ini membantu mempromosikan relaksasi fisik secara keseluruhan.
Profesor Gehrman mengatakan relaksasi otot progresif dapat membantu meredakan insomnia dengan dua cara.
Banyak orang yang sulit tidur menjadi tegang dan gelisah secara fisik. Prof Gehrman mengatakan relaksasi otot progresif dapat membantu tubuh secara fisik merilekskan.
Baca Juga: Latihan Pernapasan Bantu Percepat Pemulihan Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!
Cara ini juga dapat memberikan efek menenangkan pada pikiran. Prof Gehrman menjelaskan saat Anda fokus melakukan latihan ini, ini membantu menenangkan pikiran Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi