Suara.com - Memberikan ASI pada bayi yang baru lahir hingga usia tertentu merupakan hal wajib. Bukan hanya karena alasan emosional, namun secara klinis ASI mengandung semua zat nutrisi yang diperlukan bayi dalam masa awal tumbuh kembangnya. Lalu kemudian muncul pertanyaan, kapan memberikan susu formula pada bayi?
Pertanyaan ini mungkin muncul dalam benak sebagian besar dari Ibu atau Ayah yang baru saja memiliki momongan. Meski terdengar lebih mewah dan bernutrisi, sebenarnya susu formula sendiri dibuat semirip mungkin dengan ASI dan kandungannya.
Apakah ini artinya susu formula tak baik jika dibandingkan dengan ASI?
ASI Eksklusif untuk Bayi Baru Lahir
Menurut keterangan yang dirilis oleh World Health Organization atau WHO, ASI ekslusif direkomendasikan untuk diberikan pada bayi dari lahir hingga usia 6 bulan. Pada masa ini, semua yang dibutuhkan oleh bayi bisa dipenuhi oleh asupan ASI. Dengan catatan, ASI yang dikonsumsi juga bernutrisi dan keadaan si Ibu ideal untuk memberikan asupan ASI tersebut.
Semua nutrisi, setiap jenis nutrisi, yang dibutuhkan oleh bayi dalam masa ini bisa dipenuhi dari ASI yang diberikan sang Ibu. Seperti yang disampaikan sebelumnya, susu formula yang dibuat khusus untuk usia ini didesain semirip mungkin dengan ASI. Jadi intinya, pada usia sampai 6 bulan, susu formula belum terlalu diperlukan.
Lalu Kapan Memberikan Susu Formula pada Bayi?
Waktu yang paling tepat memberikan susu formula pada bayi adalah ketika ASI tak lagi memenuhi kebutuhan si bayi. Hal ini bisa terjadi dalam beberapa kondisi.
- Ibu tidak lagi memproduksi ASI (karena berbagai sebab)
- ASI yang diproduksi tidak memiliki nutrisi yang cukup
- Bayi mengalami kondisi tertentu yang membuatnya tak bisa mengonsumsi ASI
- Satu-satunya sumber nutrisi yang bisa dikonsumsi bayi adalah susu formula (karena berbagai sebab)
Jadi pada dasarnya tak ada usia pasti kapan bayi boleh diberikan susu formula. Jika salah satu kondisi di atas dialami bayi atau sang Ibu, maka susu formula bisa diberikan untuk menggantikan peran ASI dalam memberikan asupan nutrisi.
Baca Juga: Punya Banyak Stok ASI, Nagita Slavina Diomongin Ibu-Ibu di Facebook: Gak Masuk Akal
Tentu, kondisi ini juga wajib memperhatikan dan berdasarkan rekomendasi dokter kepercayaan Anda sebagai orang tua. Kini terjawab sudah pertanyaan kapan memberikan susu formula pada bayi bukan? Semoga artikel ini bermanfaat, dan selalu konsultasikan kesehatan bayi dan Ibu ke dokter kepercayaan Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Terpopuler Kesehatan: Cara Lindungi Janin dari Infeksi Covid-19, Rahasia ASI Melimpah Nagita Slavina
-
Sempat Viral, Rahasia ASI Melimpah Nagita Slavina Terkuak Saat Bertemu Aurel Hermansyah, Ternyata Sering Minum Ini Buibu
-
Stok ASI Nagita Slavina Melimpah Penuhi Freezer Bikin Ibu-ibu Insecure, Ini 10 Cara Tepat Tingkatkan Suplai ASI
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya