Suara.com - Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi saat bakteri menginfeksi uretra dan melakukan perjalanan ke kandung kemih serta ginjal.
Alat kelamin dan rektum mengandung sejumlah bakteri, dan ini mudah masuk ke uretra, terutama di tubuh wanita, lapor Times of India.
Jadi, sangat penting untuk mengetahui faktor paling umum yang dapat menyebabkan ISK:
1. Komplikasi gastrointestinal
Diare dan sembelit sama-sama mungkin menyebabkan infeksi saluran kemih karena adanya peningkatan risiko di sekitar alat kelamin.
Orang yang sembelit juga mengosongkan kandung kemihnya, yang memudahkan perkembangbiakan bakteri.
2. Diabetes
Tingkat diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke saraf kandung kemih, membuat kandung kemih sulit berkontraksi.
Berkurangnya kekebalan pada orang yang menderita diabetes juga menyebabkan berkembang biaknya bakteri di kandung kemih.
Baca Juga: Studi Ungkap Manfaat Kesehatan Jus Cranberry: Bisa Cegah Masalah ISK Pada Perempuan!
Jadi, menjaga kadar gula darah terkendali merupakan cara terbaik untuk menghindari infeksi saluran kemih.
3. Rambut kemaluan
Rambut kemaluan mencegah masuknya bakteri, tetapi juga dapat berfungsi sebagai 'tangga' bagi bakteri untuk melakukan perjalanan dari anus ke vagina.
Saat melakukan hubungan intim, pastikan untuk memangkas rambut kemaluan karena dapat menjebak bakteri dari alat kelamin pasangan dan menyebabkan infeksi.
4. Dehidrasi
Salah satu alasan paling penting dan umum yang menyebabkan infeksi saluran kemih adalah tidak minum cukup air.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?