Suara.com - Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin baru saja memiliki momongan. Pelantun 'Lagi Syantik' ini melahirkan di RSIA Bunda Medika pada Jumat (18/3/2022).
Krisjiana mengatakan bahwa sang istri melahirkan secara caesar. Alasannya, saat itu Siti Badriah belum mengalami pembukaan.
"Terus dilihat besok paginya sudah bukaan berapa, kalau misalnya sudah kebuka semua, kita bisa lahiran normal. Tapi, ternyata kakinya belum kebuka-kebuka," jelas Kris, di Rumah Sakit Bina Medika Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (20/3/2022).
Sebelum itu, Siti Badriah memang sudah memutuskan untuk melahirkan secara caesar karena ukuran janinnya yang besar.
Salah satu indikasi operasi caesar adalah pembukaan yang belum bertambah atau bukaan sudah lengkap namun bayi tak kunjung turun, menurut Alodokter.
Sama halnya persalinan pervaginam atau normal, melahirkan secara caesar juga memiliki risiko tertentu, yakni:
- Kehilangan banyak darah
- Infeksi rahim atau endometriosis
- Rahim robek
- Efek samping pembiusan
- Infeksi luka bekas operasi
- Penyumbatan pembuluh darah di paru-paru
Efek samping operasi caesar bisa terjadi pada sang ibu maupun bayi. Bayi yang dilahirkan secara caesar dapat mengalami gangguan pernapasan, terutama jika lahir sebelum usia 39 minggu, terdapat luka goreng yang tidak sengaja selama operasi, dan risiko mengalami alegi yang lebih tinggi.
Nampaknya, risiko di atas tidak alami oleh Siti Badriah karena mereka mengumumkan bayi dan sang ibu sehat.
Melalui Instagram, Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin mengumumkan putri mereka memiliki berat 3,8 kilogram, panjang 49 centimeter, lingkar kepala 34,5 centimeter, lingkar dada 33 cm dan lingkar perut 30 centimeter.
Baca Juga: Siti Badriah dan Suami Ungkap Alasan Pilih Lahiran Secara Caesar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi