Suara.com - Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat bagi masyarakat yang berencana untuk mudik Ramadhan hingga Idul Fitri. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, apabila belum divaksinasi booster, masyarakat harus tetap menunjukkan hasil tes swab.
"Untuk mudik, usahakan sudah vaksin lengkap. Kalau sudah booster tidak perlu dites (swab). Kalau sudah dua dosis penuh harus antigen, kalau baru satu kali suntik harus tes PCR. Atau alternatifnya vaksin di tempat yang akan disediakan.
Pemerintah juga berencana untuk menyiapkan posko untuk masyarakat bisa melakukan vaksinasi Covid-19. Pertanyaannya kemudian, apakah vaksin Covid-19 masih tersedia?
"Cukup untuk suntikan dosis dua maupun booster kalau peningkatan permintaan cukup banyak," ujarnya dalam konferensi pers "Panduan Protokol Kesehatan Ramadhan dan Idul Fitri"seperti dikutip dari ANTARA.
Ia menyampaikan pada tahun ini vaksinasi dosis penguat (booster) menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan mudik guna menjaga kesehatan para lansia yang akan dikunjungi pemudik.
Ia mengemukakan Indonesia memiliki persediaan vaksin Covid-19 sebanyak 475 juta dosis. Sementara yang sudah disuntikkan sekitar 395 juta dosis.
"Jadi masih ada 80 juta dosis vaksin yang bisa kita pakai untuk suntik booster, termasuk untuk suntik kedua," paparnya.
Dalam sepekan, kata dia, rata-rata penyuntikan vaksin Covid-19 mencapai 5 juta -6 juta dosis.
"Jadi kalau kondisi normal paling 20 jutaan untuk satu bulan, yang kita miliki masih empat bulan stok," ucapnya.
Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat total penerima dosis penguat vaksin Covid-19 di Indonesia hingga saat ini mencapai 18.070.929 orang atau mengalami tambahan sebanyak 505.551 orang pada Rabu.
Sementara yang menerima dosis kedua pada hari ini (Rabu) bertambah sebanyak 747.766 orang sehingga total menjadi 156.139.516 orang.
Sementara vaksinasi Covid-19 dengan dosis pertama mengalami tambahan sebanyak 322.631 orang sehingga jumlah keseluruhan mencapai 195.229.531 orang hingga sekarang.
Baca Juga: Covid-19 Terus Menurun, RSDC Wisma Atlet Akan Gunakan Satu Tower Saja Rawat Pasien Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?