Suara.com - Vaksin booster jadi syarat mudik lebaran 2022. Alhasil banyak masyarakat yang berburu pusat vaksin Covid-19.
Cara unik dilakukan Puskesmas Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan yang meluncurkan program vaksin booster dapat minyak goreng satu liter.
Eits, tidak semua pusat vaksinasi booster di Tebet loh yang berikan kesempatan untuk mendapat minyak goreng, melainkan hanya pusat vaksinasi booster Covid-19 yang berlokasi di Masjid Al-Ittihad Tebet.
Tapi sayangnya, hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi apakah minyak tersebut diberikan sebagai bonus dan cuma-cuma, atau peserta harus membeli dengan harga tertentu.
Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Pfizer, yang bisa digunakan untuk orang pengguna vaksin primer atau dua dosis awal vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Pfizer.
Menurut pamflet yang disebarkan di akun Instagram @pkctebet.official, dikutip suara.com, Kamis (24/3/2022). Disebutkan program ini hanya berlaku pada Sabtu, 26 Maret dan Minggu, 27 Maret 2022.
Pendataran tidak hanya dilakukan secara online, tapi juga bisa on the spot atau daftar di lokasi sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Sayangnya, kuota vaksinasi ini terbatas hanya untuk 600 orang yang daftar di tempat, yaitu khusus untuk peserta KTP dengan domisili Tebet.
Sedangkan kuota 400 orang ini harus mendaftar melalui aplikasi Jaki, dan bisa digunakan untuk peserta domisili luar DKI Jakarta.
Baca Juga: 5 Syarat Vaksin Booster untuk Mudik 2022, Perhatikan Baik-baik Sebelum Disuntik Agar Aman!
Adapun persediaan minyak goreng ini, diberikan secara terbatas hanya untuk satu liter minyak goreng per orang.
Berikut syarat lengkap menerima vaksin booster Covid-19 di Masjid Al-Ittihad Tebet:
- Peserta Vaksinasi Covid-19 wajib membawa Fotocopy KTP (2 Lembar).
- Membawa alat tulis sendiri, untuk peserta booster wajib menunjukkan bukti tiket booster dari aplikasi peduli lindungi.
- Lansia atau sudah berusia diatas 18 tahun.
- Sudah berjarak 3 bulan dari vaksinasi dosis 2 (vaksin primer)
- Sudah daftar dan memiliki tiket booster dosis ketiga dari aplikasi peduli lindungi.
- Jenis vaksin booster diberikan tergantung ketersediaan vaksin.
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!