Suara.com - Menjadi aktif secara sosial tentu tidak masalah. Tetapi, yang sering dialami oleh seseorang adalah ketika aktivitas yang terlalu padat, membuatnya menjadi kewalahan.
Tidak hanya itu, kebanyakan beraktivitas di luar rumah, bahkan tidak ada waktu istirahat, seseorang menjadi sulit untuk memprioritaskan diri sendiri. Sehingga mereka ingin selalu dianggap dan mengutamakan kebutuhan orang lain.
Bagaimana cara mengatasi hal tersebut, dan memprioritaskan untuk diri sendiri? Berikut caranya yang diungkap oleh Psikolog Klinis & Co-Founder Deep Small Talk Nadia Felicia, dalam acara Techminar ‘Know Your Limit and Avoid Burn Out’, beberapa waktu yang lalu.
“Kita berangkat dari self love dulu, atau mencintai diri sendiri. Kalo orang yang sayang sama diri sendiri, pada akhirnya akan aware sama masalahnya sendiri, bahkan bagaimana cara menyelesaikannya,” ungkapnya.
“Karena dia sudah punya teknik nya, nanti orang lain tidak akan berurusan dengan masalah pribadi dia, karena dia sudah sayang sama diri sendiri,” ungkap Nadia lebih lanjut.
Ketika lebih mengutamakan kebutuhan orang lain dibanding diri sendiri, Nadia mengatakan seseorang lupa bahwa jika ingin peduli dengan orang lain harus peduli dengan diri sendiri.
“Kalau kita mau care sama orang lain, harus care sama diri sendiri. Kalau diri sendiri nggak tapi malah care ke orang lain itu sama aja bohong,” tegas Nadia Felicia.
“Kalau kita mau self love, yang paling mudah itu self care dulu. Baik itu untuk kesehatan fisik maupun mental. Kalau untuk fisik, tidur dan makan harus cukup. Dan kalau secara mental, boundaries nya harus sehat. Kapan harus bilang iya, dan kapan harus bilang nggak untuk membantu orang,” pungkasnya.
Baca Juga: Makin Bahagia dengan Slogan Self Love, 5 Potret Terbaru Tara Basro
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala