Suara.com - Seorang yang mengalami batuk terus menerus kemungkinan bukan menderita Covid-19. Seorang ahli medis mengungkapkan bahwa batuk terus menerus kemungkinan ialah gejala penyakit tuberkulosis yang berpotensi vatal.
Dr Jenny Harries, CEO UKHSA, mengatakan, penting untuk diingat bahwa tidak setiap batuk terus-menerus, bersama dengan demam, adalah Covid-19.
"Batuk yang biasanya berlendir dan berlangsung lebih dari tiga minggu dapat disebabkan oleh berbagai masalah lain, termasuk TBC. Tuberkulosis berkembang perlahan, dan mungkin perlu beberapa minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun setelah Anda terinfeksi sebelum Anda menyadari bahwa Anda tidak sehat.
Ia menyarankan untuk menghubungi dokter umum jika merasa berisiko sehingga Anda bisa dites dan dirawat. TB dapat disembuhkan dan dicegah dan sekarang saatnya untuk mengembalikan upaya eliminasi kita ke jalur yang benar.
"Meskipun kemajuan signifikan menuju eliminasi dalam beberapa tahun terakhir, tuberkulosis tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Inggris.
"Dengan pengobatan, kebanyakan orang akan sembuh total, tetapi keterlambatan diagnosis dan pengobatan, terutama selama pandemi, akan meningkatkan jumlah kasus tuberkulosis yang tidak terdeteksi di negara ini."
Gejala TBC antara lain:
- batuk terus-menerus yang berlangsung lebih dari tiga minggu dan biasanya mengeluarkan dahak, yang mungkin berdarah
- sesak napas yang berangsur-angsur memburuk
- kurang nafsu makan dan penurunan berat badan
- suhu tinggi
- keringat malam
- kelelahan ekstrim atau kelelahan
Sekretaris Kesehatan Sajid Javid mengatakan: “Meskipun ada kemajuan signifikan yang dibuat dalam dekade terakhir dalam menghilangkan tuberkulosis di Inggris, sangat memprihatinkan melihat tren peningkatan kasus.
"TB adalah penyakit menular yang serius, dan tanpa pengobatan bisa mengancam jiwa.
“TB secara tidak proporsional mempengaruhi orang-orang dalam kelompok yang kekurangan dan kurang terlayani, jadi sangat penting setiap orang memiliki akses ke pengobatan yang efektif sehingga kami dapat terus meningkatkan kesehatan di seluruh negeri.
“Jika Anda mengalami batuk terus-menerus yang berlangsung lebih dari tiga minggu disertai demam, harap hubungi dokter Anda sesegera mungkin untuk dites.”
Faktor risiko TB termasuk kontak dekat dengan penderita penyakit menular, migrasi dari negara-negara dengan tingkat tinggi, tunawisma, penyalahgunaan zat, sistem kekebalan yang lemah dan berada di penjara.
Cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda memiliki Covid atau tidak adalah dengan melakukan tes aliran lateral, sebelum mempertimbangkan PCR.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien