Suara.com - Saat menjalani ibadah puasa, biasanya saat siang hari cenderung lemas dan lesu. Hal tersebut dikarenakan semakin meningkatnya rasa lapar dan haus dan lapar, namun harus tetap ditahan karena sedang berpuasa. Hal ini pun membuat gula darah menurun sehingga tubuh jadi lemas dan lesu. Adapun tips menghindari tubuh lemas saat puasa yakni sebagai berikut.
Diketahui, umat Muslim yang tidak berhalangan (sakit, haid, nifas, musafir) diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan. Tak jarang tubuh menjadi lemas saat sedang menjalankan puasa. Lantas, bagaimana tips menghindari lemas saat puasa? Simak berikut ini tipsnya.
1. Tingkatkan Pernapasan
Untuk menghindari rasa lemas saat sedang berpuasa, salah satu tipsnya yaitu meningkatkan pernafasan. Caranya, cobalah menarik nafas panjang melalui hidung, lalu buang perlahan-lahan melalui mulut. Mungkin ini terdengar sepele, namun aktivitas ini mampu meningkatkan kekuatan tubuh.
2. Olahraga
Olahraga teratur itu sangat penting, baik sedang berpuasa maupun tidak. Jika Anda melakulan olahraga dengan benar, tubuh Anda tidak akan lelah, tapi justru berguna untuk memberi tubuh Anda energi. Anda bisa jadwalkan sejumlah olahraga ringan dalam rutinitas Ramadan. Misalnya berjalan kaki usai sahur, ini tentunya berguna untuk meningkatkan energi.
3. Tidur yang Cukup
Saar puasa di bulan Ramadan, setiap muslim diharuskan bangun sebelum subuh untuk bersantap sahur. Ini mungkin sedikit merusak kebiasaan waktu jam tidur Anda. Oleh karena itu, sebaiknya saat bulan Ramadhan Anda menghilangkan kebiasaan begadang. Sebab, waktu tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak menyebabkan tubuh jadi cepat lelah dan lemas. Setidaknya, cobalah tidur 8 jam.
4. Alihkan Fokus dari Rasa Lapar dan Lelah
Baca Juga: Bagi Anak Sekolah Menengah, Sekolah Daring Malah Punya Keuntungan Tersendiri
Tips berikutnya untuk menghindari raaa lemas dan lelah saat berpuasa yaitu alihkan fokus Anda. Jika Anda mulai merasa lelah atau lapar, coba alihkan fokus Anda dari hal tersebut ke hal lainnya. Misalnya, Anda bisa fokuskan pikiran Anda dengan menulis atau kegiatan-kegiatan lainnya yang membuat fokus Anda tidak lagi pada makanan atau rasa lelah.
Demikian informasi mengenai tips menghindari tubuh lemas saat berpuasa. Anda juga bisa mencoba cara lainnya, salah satunya pastikan agar diri Anda tetap sibuk. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak