Suara.com - Gonore merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Gonore dapat menyebar melalui dua vektor utama, baik melalui hubungan seks tanpa kondom atau penggunaan vibrator yang tidak dicuci.
NHS mengatakan infeksi menular seksual ini juga bisa ditularkan dari wanita hamil pada bayinya dalam kandungan. Jika Anda hamil dan mungkin menderita gonore, penting untuk segera diobati sebelum melahirkan.
Pada pria, infeksi menular seksual ini bisa menyebabkan gejala yang tak biasa, seperti keputihan dari ujung penis. Sedangkan, gejala gonore lainnya meliputi:
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
- Peradangan pada kulup
- Nyeri atau nyeri tekan pada testis
Sementara dilansir dari Express, gejala gonore yang dialami wanita, termasuk:
- Keputihan yang tidak biasa
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air
kecil - Nyeri atau nyeri tekan di daerah perut bagian bawah
- Pendarahan di antara periode menstruasi, menstruasi yang lebih berat, dan perdarahan setelah berhubungan seks
Pria dan wanita juga mungkin mengalami infeksi di rektum, tenggorokan, atau mata mereka. Pada mata, infeksi ini bisa menyebabkan konjungtivitis.
Gonore adalah kondisi yang bisa diobati, tetapi Anda harus memperhatikan dengan cepat karena bisa mengakibatkan komplikasi.
Pada wanita, gonore dapat menyebar ke organ reproduksi hingga menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan bayi lahir dengan konjungtivitis bila Anda menderita penyakit ini selama kehamilan.
Jika infeksi menular seksual ini terdeteksi lebih awal. kemungkinan kecil akan menyebabkan komplikasi.
Di samping itu, risiko komplikasi gonore pada pria justru jauh lebih sedikit. Hanya pada beberapa kasus, gonore ini bisa menyebabkan masalah kesuburan.
Baca Juga: Berpotensi Lebih Menular, Ini 4 Fakta Virus Corona Baru Varian XE
Pengobatan yang paling umum untuk gonore adalah resep antibiotik. Umumnya, obat diberikan dalam bentuk suntikan ke pantat atau paha, ada juga yang diberikan dalam bentuk tablet dalam beberapa kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem