Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan telah terjadi pertambahan kasus sebanyak 1,19 juta dalam sehari, dengan angka kematian meningkat 3.567 jiwa, seperti mengutip data worldometers per Kamis (7/4/2022) pukul 08.00 WIB.
Kasus positif harian terbanyak masih terjadi di Korea Selatan dengan jumlah 286.243 kasus. Untuk penambahan kematian paling banyak ada di Amerika Serikat, yaitu sebanyak 479 jiwa.
Amerika Serikat juga menjadi negara pertama yang mencatat angka kematian akibat Covid-19 mencapai lebih dari 1 juta jiwa selama pandemi.
Akibat penambahan hari ini, data Covid-19 global menjadi 495,01 juta kasus dengan 6,19 juta orang meninggal.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus virus corona yang dilaporkan secara global telah turun selama dua minggu berturut-turut. Begitu pula dengan angka kematian yang dikonfirmasi juga turun pekan lalu.
Dalam laporan pandemi terbaru, WHO mengatakan 9 juta kasus dilaporkan dalam sepekan atau turun 16 persen. Sedangkan angka kematian dalan seminggu tercatat 26.000. WHO mengatakan, infeksi virus corona dikonfirmasi turun di semua wilayah di dunia.
Pekan lalu, Inggris mengatakan Covid-19 telah mencapai tingkat rekor di seluruh negeri, dengan statistik pemerintah memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 13 orang terinfeksi. Angka-angka itu muncul pada hari yang sama ketika pemerintah Inggris tidak lagi menjalankan program tes Covid-19 gratis.
Sementara itu, pihak berwenang China melakukan lebih banyak pengujian massal minggu ini di seluruh Shanghai, yang tengah menjadi pusat penularan virus corona negara tersebut. Di Shanghai tercatat telah lebih dari 90.000 kasus, tetapi tidak ada kematian selama pandemi.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Gawat, Terjadi Lonjakan Angka Kematian di Hong Kong!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?