Suara.com - Sebuah studi oleh Indua Health Plus yang berbasis di India menunjukkan bahwa wanita berisiko tinggi mengalami kekurangan vitamin, kepadatan tulang yang rendah, dan terkena penyakit tiroid serta anemia.
Dalam studi ini, peneliti menganalisis berbagai aspek kesehatan terhadap 15.000 wanita, lapor The Health Site.
Data menunjukkan bahwa 52% wanita mengalami kekurangan vitamin D25 OH, 51% wanita kekurangan vitamin D3 dan 32% kekurangan vitamin B12.
Lalu, sebanyak 58% berisiko tinggi terkena penyakit tiroid dan 64% wanita menderita anemia.
Selain itu, peneliti juga menemukan 49% wanita memiliki kepadatan mineral tulang yang rendah, dan ini dapat menyebabkan berbagai gangguan tulang seperti osteoporosis.
"Kesehatan wanita sangat perlu menjadi prioritas utama. Ini pentingnya wanita sadar akan risiko kesehatan pada mereka, yang dapat ditangani dengan skrining rutin, intervensi tepat wajtu dan pengobatan dini," ujar Spesialis Perawatan Kesehatan Pencegahan di Indus Health Plus, Amol Naikawadi.
Selain itu, skrining genetik juga dapat membantu dalam memahami kecenderungan masing-masing orang terhadap berbagai risiko kekurangan dan gangguan.
Pemeriksaan kesehatan secara teratur dan gaya hidup sehat dapat membantu wanita mempersiapkan diri dalam pengelolaan kekurangan dan gangguan tepat waktu.
Faktor-faktor ini dapat dikelola dengan memasukkan diet yang terpat, termasuk susu, ikan, dan minyak ikan cod. Selain itu, olahraga menahan beban juga dapat memperkuat tulang dan menjaga kesehatan seluruh keseluruhan.
Baca Juga: Kekurangan Vitamin D Bisa Sebabkan Komplikasi Kesehatan, Begini Cara Mengetahuinya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik