Suara.com - Menurunkan berat badan selama bulan Ramadhan menjadi salah satu manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Bagaimana cara melakukannya?
Selama puasa, umat Islam harus menahan lapar dan haus selama kurang lebih 14 jam. Sayangnya, berat badan sulit turun jika saat berbuka puasa makanan yang dikonsumsi mengandung lemak yang tinggi.
Melansir Times of India, para dokter dan ahli kesehatan pun membagikan 6 cara menurunkan berat badan yang bisa dilakukan selama bulan Ramadhan. Apa saja?
Batasi Asupan Gula
Mengonsumsi gula saat berbuka mungkin memberi energi secara instan. Tetapi, ini membuat Anda merasa lesu setelah beberapa saat. Bahkan gula juga tinggi kalori, sehingga bisa menambah berat badan jika dikonsumsi berlebihan.
Penting untuk batasi gula dari sekarang. Dan saat berbuka nanti, perhatikan jumlah gula yang Anda konsumsi.
Diet Seimbang
Meski makanan manis dan gorengan menjadi santapan yang enak saat berbuka puasa, jangan lupakan makanan yang seimbang.
Masukkan makanan kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, dan karbohidrat kompleks yang membuat Anda kenyang lebih lama ke dalam daftar diet Anda.
Baca Juga: Natasha Wilona Ngaku Hanya Konsumsi Nasi 3 Sendok Makan, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?
Dengan diet seimbang, akan memudahkan Anda untuk menurunkan berat badan.
Nikmati Makanan Perlahan-Lahan
Saat berbuka puasa di jam maghrib, jangan terburu-buru menelan makanan. Ketika Anda makan secara cepat, otak tidak dapat mengenali kapan perut Anda kenyang.
Dan dampaknya, Anda akan lebih banyak makan dari biasanya. Jadi, nikmati makanan pelan-pelan saat berbuka puasa ya.
Berbuka Dengan Makanan Porsi Kecil
Saat berbuka puasa, jangan makan semua makanan dalam jumlah sekaligus. Makanlah dalam porsi kecil, lalu jeda selama satu atau dua jam sebelum makan berat.
Berita Terkait
-
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
-
4 Tips Menurunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui yang Efektif
-
Studi Baru Ungkap Pola Makan yang Bisa Menurunkan Berat Badan
-
8 Olahraga yang Efektif Menurunkan Berat Badan, Tubuh Jadi Lebih Bugar
-
5 Resep Jus Detox yang Ampuh Menjaga Kesehatan Tubuh, Lawan Radikal Bebas Akibat Paparan Polusi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem