- Audy Item menyadari obesitas adalah kondisi medis kompleks yang memerlukan penanganan profesional, bukan hanya kemauan pribadi.
- Dokter menegaskan obesitas merupakan penyakit kronis yang penanganannya meliputi gaya hidup, farmakoterapi, dan intervensi medis.
- Terapi GLP-1 menunjukkan hasil signifikan berupa penurunan berat badan berkualitas dan pengurangan risiko penyakit kardiovaskular.
Suara.com - Musisi Audy Item pernah berada di titik berat dalam hidupnya ketika menghadapi obesitas. Ia menyadari bahwa perjuangan menurunkan berat badan tidak sesederhana mengandalkan kemauan atau disiplin semata.
Pengalaman pribadi ini kemudian membawanya pada pemahaman baru bahwa obesitas adalah kondisi medis yang membutuhkan penanganan profesional.
“Saya sampai pada titik di mana saya paham bahwa obesitas adalah kondisi medis yang tidak bisa dikelola sendirian. Langkah proaktif mencari bantuan profesional menjadi kunci untuk keluar dari siklus perjuangan yang melelahkan,” ungkap Audy.
Menurutnya, setelah mendapatkan pendampingan dokter, perubahan yang dirasakan tidak hanya terlihat pada angka timbangan. Kesehatan tubuh dan mobilitasnya juga ikut membaik.
“Setelah didampingi dokter, hasilnya nyata dan berkualitas. Saya tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga mendapatkan kembali kesehatan dan mobilitas saya. Bagi teman-teman yang masih berjuang, langkah pertama yang paling krusial adalah mencari bantuan medis profesional,” tambahnya.
Obesitas Bukan Sekadar Masalah Gaya Hidup
Dokter spesialis gizi klinik, Diana Suganda, menjelaskan bahwa obesitas merupakan penyakit kronis yang kompleks. Kondisi ini tidak semata-mata disebabkan oleh pola makan atau kurang olahraga.
“Secara medis, obesitas adalah penyakit kronis yang kompleks. Di dalam tubuh terdapat mekanisme biologis berupa hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang di otak. Pada sebagian orang, sistem ini tidak bekerja sebagaimana mestinya,” jelas dr. Diana.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat upaya menurunkan berat badan hanya dengan kemauan keras sering kali tidak berhasil.
Baca Juga: Kerap Alami Body Shaming, Audy Item: Aku Ingin Berubah Bukan karena Omongan Orang
“Ketika seseorang hanya mengandalkan willpower, sebenarnya ia sedang berjuang melawan sistem biologis tubuhnya sendiri,” katanya.
Senada dengan itu, dokter spesialis penyakit dalam M. Vardian Mahardika menegaskan bahwa obesitas telah diklasifikasikan sebagai penyakit kronis oleh World Health Organization dan juga diatur dalam pedoman nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Menurutnya, penanganan obesitas harus dilakukan secara komprehensif melalui tiga pendekatan utama, yaitu modifikasi gaya hidup, farmakoterapi (pengobatan) dan intervensi bariatrik atau tindakan medis tertentu.
“Karena obesitas bersifat kronis dan kompleks secara biologis, penanganannya memerlukan kerangka medis yang terstruktur,” ujarnya.
Terapi Baru untuk Penanganan Obesitas
Dalam beberapa tahun terakhir, dunia medis juga mengembangkan terapi berbasis hormon yang disebut Glucagon-Like Peptide-1 atau GLP-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Jejak Pendidikan Chatib Basri, Menteri Keuangan Era SBY Sempat Dirumorkan Gantikan Purbaya
-
4 Shio yang Beruntung dan Berpeluang Kaya pada 6 Juni 2026, Kamu Termasuk?
-
Tips Memilih Hunian Premium, Tak Lagi Sekadar Lokasi Tapi Juga Pengalaman Hidup
-
5 Zodiak yang Bakal Bertemu Cintanya Pada Juni 2026, Anda Salah Satunya?
-
Berapa Harga Tiket Piala Dunia 2026? Ini Daftar Harganya di AS, Meksiko, dan Kanada
-
Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya
-
Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara
-
Terpopuler: Sosok Alexandra Askandar hingga Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Indonesia
-
Menggambar dan Mewarnai, Cara Menyenangkan Asah Kreativitas Anak Sejak Dini
-
5 Lip Balm Paling Laris dengan Review Positif untuk Lembapkan Bibir Kering