Suara.com - Jelang Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN ke-26 pada 29 Mei 2022 mendatang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti banyaknya lansia yang tinggal bersama cucu sebagai caregiver.
Lansia adalah kelompok usia lanjut (lansia) yang berusia lebih dari 60 tahun dan jumlahnya semakin bertambah setiap tahun.
Cucu sebagai caregiver dengan lansia yang tinggal bersama, menurut Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kemenkes, Kartini Rustandi akan jadi masalah.
"Ada lansia yang tinggal bersama cucu, yang ini pada masa kini akan jadi masalah juga karena generasinya berbeda jauh," ujar Kartini dalam acara diskusi bersama Kelompok Studi Dermatologi Geriatri Indonesia (KSDGI), Rabu (13/4/2022).
Menurut Kartini, lansia memerlukan perhatian dan pendampingan dari caregiver termasuk dari keluarga inti termasuk cucu, karena Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap 26 persen lansia alami penurunan kemandirian.
Sayangnya, karena usia yang terlampau jauh dengan cucu membuat adanya gap atau jarak pendampingan yang untuk lansia.
"Tentunya ini juga jadi permasalahan karena di lansia bukan hanya penyakit saja. Misalnya penyakit menular tidak menular, tapi masalah gizi, masalah mental, masalah ketergantungan akan sangat terjadi," terang Kartini.
Kartini menambahkan, pendampingan keluarga sebagai caregiver juga perlu jadi perhatian karena jumlahnya menurut BPS ada 29,6 persen dari total 29,3 juta lansia Indonesia tinggal bersama keluarga inti.
Apalagi 44 persen lansia Indonesia dinyatakan lebih dari satu penyakit komorbiditas atau penyakit penderita yang membuat kualitas hidup mereka menurun di masa senja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat