Suara.com - Aktris kenamaan Jennifer Aniston mengaku bahwa dirinya memiliki kebiasaan berjalan saat tidur atau sleepwalk dan bermasalah dengan pola tidurnya,
Dalam wawancara dengan People yang terbit beberapa waktu lalu, pemain film Friends ini menceritakan bagaimana insomnia, berjalan saat tidur atau sleepwalking, dan kecemasan tidur telah memengaruhi kesehatannya sehari-hari.
Wanita 53 tahun ini mengaku telah memiliki gangguan tidur selama puluhan tahun, tetapi kini ia sudah mengatasi masalah berjalan saat tidur.
"Aku selalu dikenal seperti itu. Dan aku rasa aku tidak melakukannya lagi, dulu terjadi ketika aku sangat kekurangan tidur," jelas Aniston, dilansir Insider.
Awalnya Aniston mengira masalahnya dengan tidur tidak perlu mendapat perhatian medis dan menganggap masalah tidur bukan proritas.
Tetapi pola pikirnya telah berubah beberapa tahun terakhir. Saat ini, dia sedang berjuang melawan insomnia.
"Dulu masalah tidur adalah hal terakhir dalam daftar (prioritas), tetapi Anda tidak bisa mematuhi tiga pilar kesehatan, yakni diet, olahraga, dan tidur," sambungnya.
Menurutnya, semua itu saling berkaitan. Anda tidak bisa mendapat manfaat olahraga jika tidak makan dan tidur dengan baik.
"Kemudian Anda menyadari efek kurang tidur dan bagaimana hal itu memengaruhi hari-hari Anda dan pekerjaan Anda dan fungsi pikiran serta fisik Anda," lanjutnya.
Baca Juga: Catat! Ini Dia Manfaat dan Dampak Buruk Tidur Tanpa Bantal
Kondisi Aniston mencapai pada titik ketika ia mengkhawatirkannya, maka semakin sulit untuk tertidur. Inilah yang membuatnya mengidap kecemasan tidur.
Sejak dahulu, Aniston memang terbuka tentang kondisi kesehatannya kepada publik. Pada 2021 lalu, ia megaku tidak lagi khawatir makan roti dan pasta.
"Semua orang sangat takut dengan sekeranjang roti, dan saya tidak takut lagi. Selama semuanya dilakukan dalam jumlah sedang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia