Suara.com - Otoritas kesehatan utama China mendesak pejabat lokal di seluruh negeri untuk melakukan pembatasan penyebaran virus corona. Mereka dengan tegas menentang klaim "Hdiup berdampingan dengan Covid-19" dan "virus menjadi flu".
Dikutip dari Global Times, mereka menyatakan tgas mematuhi nol kasus dinegara itu. Ma Xiaowei, direktur Komisi Kesehatan Nasional mengatakan bahwa kebijakan itu diambil untuk mengutamakan kehidupan kesehatan masyarakat.
"Dalam menghadapi kebangkitan epidemi yang berulang, jika kita hanya fokus pada "pengobatan" dan bersantai pada "pencegahan", sumber daya medis kita akan sangat dibebani, dan sejumlah besar orang dengan penyakit yang mendasarinya, orang tua, anak-anak, dan ibu hamil. perempuan akan sangat terancam," kata Ma.
Seperti diketahui, baru-baru ini, ada beberapa pernyatan yang keluar, menganjurkan bahwa Omicron hanyalah flu besar. Suara-suara itu mengutip contoh Inggris dan AS, mengklaim bahwa beberapa negara Barat berhasil hidup berdampingan dengan Covid-19.
Untuk melawan klaim yang salah itu, Ma mengatakan seluruh negara harus mengadopsi secara universal strategi nol kasus yang dinamis, membuat perbaikan dalam tindakan anti-epidemi dan mengadopsi tindakan yang paling tegas, tegas dan lengkap untuk mencapai target dengan menyaring kemungkinan infeksi dan penularan.
Daratan China melaporkan 2.723 kasus baru COVID-19 yang ditularkan di dalam negeri dan 20.639 kasus domestik tanpa gejala pada hari Minggu, menurut NHC. Shanghai, kota metropolitan terbesar di negara itu, telah menjadi yang paling parah terkena virus sejak wabah awal di Wuhan, mencatat lebih dari 300.000 infeksi COVID sejak Maret.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik