Suara.com - Masyarakat Indonesia biasa menyediakan hidangan kerupat beserta lauk pauk seperti rendang, opor, hingga semur. Selain itu, aneka kue kering juga minuman manis juga menjadi camilan khas lebaran.
Menyantap berbagai makanan tersebut saat berkumpul dengan keluarga dan kerabat memang nikmat. Tapi, perlu ingat batasan porsinya agar tidak menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan, termasuk pada kulit.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Rahma Evasari, Sp.DV., mengatakan bahwa makanan juga minuman manis bisa mempercepat penuaan pada kulit.
"Yang paling nyata, makanan gula mempercepat penuaan kulit. Kemudian tepung, susu itu akan membuat yang rentan berjerawat akan tambah berjerawat," kata dokter Rahma ditemui usai temu media di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bagi orang-orang dengan kulit sensitif ataupun memiliki alergi tertentu juga rentan alami masalah pada kulit apabila terlalu banyak konsumsi makanan manis.
Dokter Rahma menyampaikan, bukan berarti sama sekali tidak bisa menyantap makanan khas lebaran. Hanya saja penting untuk membatasi porsi yang akan dikonsumsi.
"Karena efeknya banyak yang buruk ke kulit. Jadi penuaan kulit lebih cepat, yang jerawat rentan berjerawat. Memang harus diminimalisir, menurut saya dimakan gak apa-apa tapi tetap ada porsinya. Bukan berarti tidak sama sekali menikmati lebaran, harus tetap ada porsinya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia