Suara.com - Badan Keamanan Kesehatan Inggris Raya (UKHSA) telah menambahkan daftar patogen yang diduga menjadi penyebab kasus hepatitis akut misterius, yakni virus corona.
Virus corona menjadi daftar kelima sebagai opsi kelima dalam daftar hipotesis, yang termasuk di dalamnya adalah obat, racun, paparan lingkungan, dan adenovirus 41.
Empat dari banyaknya kasus di Inggris menunjukkan hasil positif Covid-19 yang dikaitkan dengan varian Omicron. Dua positif garis keturunan Omicron, dengan dua lainnya terkait dengan BA.2 dan sub-garis keturunan yang lain.
Sejauh ini, wabah hepatitis akut misterius telah diidentifikasi pada hampir 230 anak, sebanyak 145 lainnya di Inggris. Kasus juga sudah menyebar ke 20 negara.
“Pada 1 Mei, setidaknya 228 kasus yang mungkin dilaporkan ke WHO dari 20 negara, dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki," kata juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tarik Jasarevic, dilansir The Sun.
Penyakit hepatitis akut misterius ini telah memakan lima korban meninggal dan kebanyakan yang terinfeksi anak usia satu bulan hingga 16 tahun. Bahkan, sejumlah anak membutuhkan transplantasi hati.
WHO telah mengonfirmasi bahwa satu anak, dari lokasi yang dirahasiakan, telah meninggal karena penyakit radang hati. Sementara empat lainnya, tiga di Indonesia dan satu di AS.
Karena kasus semakin meningkat, pakar kesehatan mengimbau orang tua untuk waspada terhadap tanda awal, yakni masalah gastrointestinal (pencernaan), seperti diare dan muntah, serta gejala mirip flu seperti batuk dan sakit tenggorokan.
Setelah gejala awal tersebut, anak-anak akan mulai mengalami penyakit kuning.
Baca Juga: Alert! Kasus Hepatitis Misterius Makin Menyebar di Berbagai Daerah Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif