Suara.com - Ibu Kiki Farrel, Mama Dahlia masih menjalani perawatan di rumah sakit karena kanker usus yang sudah dideritanya sejak 2017. Saat ini, Kiki Farrel mengatakan kondisi ibunya kian menurun.
Kiki Farrel pun merasa tak tega dengan ibunya yang kesulitan makan dan minum. Bahkan, buang air kecil dan buang air besar harus menggunakan kateter serta kantong.
"Dirawat di rumah terkahir selama dua minggu pas puasa itu dokter ngecek, kenapa tiap makan enggak bisa masuk, air pun enggak bisa masuk. Akhirnya di CT scan akhirnya ketahuan saluran makan sama napas mama menyempit," kata Kiki Farrel, ditemui di kawasan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/5/2022).
Kanker usus biasanya diobati dengan cara kemoterapi, radioterapi dan operasi pengangkatan sel kanker. Jika tidak, sel kanker bisa menyebar dan menyerang jaringan maupun organ sehat di sekitarnya.
Karena itu, kanker usus jenis ini bisa menyebabkan komplikasi, di antaranya obstuksi atau muncul kanker lain di tubuh.
Sehingga, pengobatan kanker usus saja tidak cukup. Pasien juga harus menjalani gaya hidup sehat, supaya gejala kankr usus mereda dan pasien akan menjadi lebih baik.
Salah satu yang harus diperhatikan penderita kanker usus adalah makanan yang dikonsumsi. Dilansir dari Hello Sehat, berikut ini makanan yang bisa dikonsumsi dan harus dihindari.
1. Konsumsi sayuran dan buah-buahan
Sebaiknya, penderita kanker usus perbanyak makan sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Karena, makanan ini kaya vitamin, mineral, protein, serat, karbohidrat dan lemak sehat.
Baca Juga: Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu
Berdasarkan studi pada jurnal Cancer Cell, vitamin A bermanfaat untuk kanker kolorektal, karena bisa mencegah memblokir gen HOXA5. Supaya, sel induk kanker usus besar tidak bisa tumbuh dan menyebar.
2. Makan dalam porsi kecil tapi sering
Penderita kanker usus juga harus bisa mengatur waktu makan. Ada baiknya makan dalam porsi kecil, tapi lebih sering.
Karena, penderita mungkin tidak bisa makan langsung dengan porsi besar karena ususnya bermasalah.
3. Minum cukup air
Minum air dalam jumlah cukup tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga meringankan sembelit pada penderita kanker usus. Minum air dalam jumlah cukup juga menjaga sel-sel organ dan jaringan tubuh bekerja normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien